Diperiksa KPK, Anas Urbaningrum Bantah Terlibat Dalam Kasus E-KTP

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, diperiksa sebagai saksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (11/1/2017). Anas diperiksa terkait masalah dugaan korupsi dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

“Saya bersyukur dapat menjelaskan dan mengklarifikasi dua hal yg menurut aku penting, yg mungkin sumbernya dari seseorang yg tak pas lah,” ujar Anas seusai diperiksa di Gedung KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Anas diperiksa sebagai mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat RI. Menurut Febri, pembahasan e-KTP ketika itu melibatkan banyak fraksi di DPR.

(Baca: Setya Novanto Dikonfirmasi soal Beberapa Pertemuan dalam Kasus E-KTP)

“Pembahasan e-KTP melibatkan sejumlah fraksi, termasuk fraksi-fraksi besar ketika itu,” kata Febri.

Namun, ketika dikonfirmasi mengenai pembahasan dalam meeting Fraksi Partai Demokrat ketika itu, Anas membantahnya. Informasi tersebut pernah diakui mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

“Tidak ada itu, tak benar,” kata Anas.

(Baca: KPK Geledah PT Quadra Solution Terkait Kasus Korupsi E-KTP)

Sebelumnya, KPK juga memeriksa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Setya Novanto. Ia diperiksa terkait jabatannya sebagai mantan Ketua Fraksi Partai Golkar ketika terjadi pembahasan e-KTP.

Proyek pengadaan KTP elektronik tersebut senilai Rp 6 triliun. Namun, berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terdapat kerugian negara yg ditimbulkan mencapai Rp 2 triliun.

Dalam masalah ini, KPK juga sudah memutuskan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sugiharto sebagai tersangka.

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...