Partai Republik Tak Mau Jadi “cheerleader” Donald Trump

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Ketua Komisi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Jason Chaffetz menyatakan bahwa meski Kongres didominasi Partai Republik, Presiden terpilih Donald Trump tidak mulai lepas dari pengawasan Kongres (terdiri dari Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat).

Jason Chaffetz, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Utah, bersumpah bahwa perannya tak mulai berubah, kendati penguasa Gedung Putih berubah dengan masuknya Trump yg juga dari Republik.

“Tugas aku bukan pemandu sorak (cheerleader) buat presiden, tugas aku adalah memastikan presiden akuntabel, dan presiden tentunya tak menyukai hal ini,” kata Chaffetz dalam laman Fox News. “Saya percaya kadangkala ini tidak membuat nyaman, aku percaya ada orang yg mulai frustrasi.”

Dia menyatakan perhatian utamanya adalah memastikan presiden yg disebut-sebut memiliki benturan kepentingan antara dia sebagai presiden dan dia sebagai pemilik kerajaan bisnis, mematuhi hukum. Dia menyatakan presiden harus bebas dari konflik kepentingan.

Namun Chaffez menegaskan prioritas pertama komisinya adalah menyelidiki penggunaan server email pribadi oleh Hillary Clinton.

“Hal itu mampu menjadi salah sesuatu pelanggaran keamanan terbesar dalam sejarah Departemen Luar Negeri. Itu tak boleh terulang lagi,” kata Chaffetz‎.

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

loading...
Loading...