KPK Juga Panggil Anas Dan Nazaruddin Terkait Kasus E-KTP

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak cuma memanggil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto buat diperiksa sebagai saksi dalam masalah dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik.

Pada Selasa (10/1/2017), penyidik KPK juga memanggil mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Novanto tiba memenuhi pemanggilan KPK didampingi kuasa hukumnya.

“Ini kan dalam menindaklanjuti ada hal-hal yg masih kurang. Ya, semuanya aku serahkan kepada penyidik,” ujar Novanto di Gedung KPK Jakarta.

(baca: KPK Periksa Hampir 200 Saksi bagi Telusuri Korupsi Pengadaan E-KTP)

Novanto, Anas dan Nazaruddin mulai diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Sugiharto, mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, KPK juga memanggil dua pihak swasta yg diduga mengetahui dan terkait dalam proyek pengadaan E-KTP.

Saksi yg mulai diperiksa, yakni Vidi Gunawan, Direktur PT Cahaya Wijaya Kusuma Andi Agustinus dan pengusaha industri rumah tangga elektroplating, Dedi Prijono.

(baca: KPK Telusuri Tagihan 90 Juta Dollar AS Terkait Proyek E-KTP)

Dalam perkara ini, KPK juga sudah memutuskan Irman, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sebagai tersangka.

Menurut KPK, proyek pengadaan KTP elektronik tersebut senilai Rp 6 triliun. Namun, terdapat kerugian negara yg ditimbulkan mencapai Rp 2 triliun.  

KPK menduga banyak pihak yg terlibat dalam dugaan korupsi proyek multiyears tersebut.

Kompas TV Kasus Korupsi E-KTP Irman Resmi Ditahan

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...