Jokowi: Ujaran Kebencian Bisa Dikonter Dengan Kesantunan

Posted on
loading...

PEKALONGAN, Akulagi.com – Presiden Joko Widodo menanggapi soal maraknya berita-berita bohong yg beredar di internet. Presiden menganggap masyarakat berperan utama dalam menangkal isu bohong yg tersebar itu. Pasalnya, penyebaran kabar bohong sulit dikendalikan pemerintah.

“Kan yg memproduksi dengan yg mengontrol masih cepat yg memproduksi. Dan satu-satunya yg paling baik (untuk menangkal) ya masyarakat itu sendiri ya,” kata Presiden Jokowi ketika melakukan kunjungan kerja ke Pekalongan,

Selain itu, Jokowi menyampaikan sejumlah tokoh agama dan santri juga mampu berperan menyebarkan syiar-syiar kesopan-santunan sesuai “ahlakul karimah”.

Masyarakat berperan utama menyaring kabar provokatif dan ujaran kebencian yg gampang menyebar melalui media sosial.

(Baca: Kemenkominfo Sebut Ada 43.000 Media Abal-abal)

Kepala Negara juga meminta santri bagi menyebarkan ujaran yg santun dan berbudi pekerti unik melawan penyebaran ujaran kasar.

“Ujaran kebencian dikonter dengan nilai kesantunan. Hasutan dikonter dengan nilai budi pekerti baik. Ya harus seperti itu, sehingga yg baik mulai mendominasi,” kata Jokowi lagi.

“Ini perlu ditularkan ke luar agar kesantunan, kesopanan, budi pekerti yg baik itu sesuai ajaran nabi, akhlak yg baik, ahlakul karimah itu betul-betul mampu kami punyai dari generasi-generasi Indonesia yg mulai datang,” ujar Jokowi.

Kompas TV Kampanye Lawan Berita Bohong Digelar di Solo

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...