Kemenkominfo Sebut Ada 43.000 Media Abal-abal

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Dirjen Aplikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Samuel Abrijani Pangerapan menyebut, terdapat sekitar 43.000 media massa yg tak memenuhi persyaratan peraturan perundangan.

“Ada 43.000 yg mengaku jurnalistik, padahal tidak,” ujar Samuel dalam acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu (7/1/2017).

Kemenkominfo, lanjut Samuel, mulai menyosialisasikan kepada media-media abal-abal itu supaya memenuhi syarat perusahaan pers sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kami mulai rapihin dahulu yg 43.000 ini bahwa kalau mau jadi media, ya daftar. Kami kasih kesempatan tiga bulan,” ujar Samuel.

Wartawan dari media abal-abal itu tidak jarang dilaporkan memeras pejabat. Laporan semacam itu kadang tiba dari luar Jakarta.

Samuel menambahkan, atas statusnya yg masih ilegal, situs media abal-abal itu semestinya tak boleh protes seandainya diblokir oleh Kemenkomiinfo.

“Boleh sih (pengelola situs yg diblokir) ngomong apa saja. Tapi ya jangan berlindung di UU Pers. Jurnalistik itu pilar keempat demokrasi. Kalau diisi sama yg enggak benar, kerja pers menjadi bahaya,” ujar dia.

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...