Komisi I Prioritaskan Pemanggilan Panglima TNI

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat mulai langsung memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada masa sidang mendatang.

Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat masih menjalani masa reses dan kembali beraktivitas pada 10 Januari 2017.

Anggota Komisi I Sukamta mengatakan, pada rapat dengan Panglima TNI, Komisi I mulai meminta penjelasan terkait sejumlah hal, salah satunya tentang penghentian sementara kerja sama militer TNI dengan militer Australia.

“Perbincangan kalian di Komisi I, salah sesuatu agenda yg perlu diprioritaskan di awal masa sidang, kalian mulai memanggil Panglima TNI dan meminta informasi masalah ini supaya jelas duduk persoalannya dan informasi yg utuh,” ujar Sukamta, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/1/2017).

Ia menekankan, letak geografis indonesia dan Australia sangat dekat, sehingga hubungan bilateral kedua negara harus dijaga.

Ia berharap langkah yg mulai diambil TNI terkait permasalahan ini mulai mendapat dukungan dari segala rakyat.

TNI sebelumnya mengirimkan surat kepada ADF pada 9 Desember 2016 tentang penghentian kegiatan kerja sama militer di antara kedua belah pihak.

Hal itu dipicu pengalaman pelatih dari Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yg mengajar di sekolah pasukan khusus Australia tersebut.

Saat mengajar, pelatih tersebut mengetahui adanya pelajaran-pelajaran yg isinya menjelek-jelekkan TNI.

Saat menghadap kepala sekolah di akademi tersebut bagi mengajukan keberatan, sang pelatih Kopassus tersebut malah menemukan tulisan lainnya yg isinya justru menghina  Pancasila. 

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...