Golkar Usulkan Ambang Batas Parlemen 10 Persen

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Fraksi Partai Golkar akhirnya menyelesaikan daftar inventaris persoalan (DIM) Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu, Jumat (6/1/2017).

Dalam DIM tersebut, Golkar mengusulkan ambang batas parlemen 5 hingga 10 persen.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, usulan ambang batas parlemen yaitu ijtihad politik Golkar bagi menguatkan sistem presidensial.

“Revisi undang-undang bidang politik yg kita lakukan termasuk undang-undang penyelenggaraan pemilu ini harus berorientasi pada konsolidasi demokrasi dan penguatan sistem presidensial,” kata Idrus, ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/1/2017).

“Maka konsekuensi adalah harus juga berorientasi bagaimana penyederhanaan sistem kepartaian dan itu yg kalian lakukan,” lanjut dia.

Ia menambahkan, percuma bila UU Pemilu yg baru tidak memiliki spirit penguatan sistem presidensial.

Menurut Idrus, tujuan pemilu seharusnya menghasilkan pemerintahan baru yg bisa bekerja efektif.

Salah sesuatu caranya, dengan menyederhanakan jumlah partai di parlemen.

“Itu komitmen kita dalam rangka penguatan sistem presidensial, itu mau tak mau komitmen kalian bagaimana penyederhanaan sistem kepartaian kalian lakukan,” kata dia. 

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...