Biaya Surat Kendaraan Naik, Polri Harus Jamin Tak Ada Pungli

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, Polri harus menjamin tak adanya pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan surat kendaraan.

Hal ini harus menjadi perhatian Polri sebagai upaya memperbaiki kualitas pelayanan seiring naiknya biaya surat kendaraan.

“Polri harus pastikan tak ada lagi pungli dan perbaiki pelayanan yg selalu meningkat,” kata Djoko, ketika dihubungi, Jumat (6/1/2017).

Menurut Djoko, pungli ketika pembuatan surat kendaraan masih terjadi. 

“Seandainya masih terjadi pungli, masyarakat berhak menuntut. Karena selama ini masih juga ada calonya,” ujar Djoko. 

Ia berharap, kenaikan biaya pembuatan surat kendaraan mampu mempermudah masyarakat dla mengakses layanan publik.

Apalagi, adanya sistem online dengan pembayaran segera melalui bank.

“Semoga bisa mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan publik,” ujar Djoko.

Pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yg Berlaku pada Kepolisian.

Melalui PP yg baru, sejumlah biaya administrasi PNBP pada Polri mengalami kenaikan. Antara yang lain Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan Surat Izin Senjata Api dan Bahan Peledak.

Untuk perpanjangan STNK roda beberapa dan roda empat, tarif sebelumnya cuma Rp 50.000. Dengan adanya aturan baru, tarif roda beberapa menjadi Rp 100.000 dan roda empat menjadi Rp 200.000.

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...