Prancis Hentikan Penjualan Vitamin D Setelah Kematian Bayi

Posted on
loading...

Paris (Akulagi.com) – Prancis menghentikan penjualan suplemen vitamin D, yg dipasarkan dengan nama dagang Uvesterol D, pasca kematian seorang bayi setelah diberi sesuatu dosis vitamin tersebut, kata pengamat keamanan kesehatan Prancis, Rabu.

Badan tersebut mengumumkan dalam pernyataannya bahwa hasil penyelidikan memamerkan kemungkinan hubungan antara kematian bocah itu dengan cara pemberian obat itu terhadap anak tersebut.

Menteri Kesehatan Marisol Touraine mengatakan, cara obat semprot ke mulut itu diberikan mungkin yg menyebabkan kegagalan, sedangkan suplemennya sendiri tak berbahaya.

Uvesterol D dikembangkan laboratorium Crinex dan digunakan bagi mengatasi kekurangan vitamin D pada bayi hingga anak di bawah lima tahun.

Crinex belum dapat dihubungi bagi memberikan komentar, tapi pada Selasa perusahaan itu memberi pernyataan kepada media sebelum larangan diumumkan, bahwa puluhan ribu anak telah diberi suplemen tersebut sejak 1990-an tanpa mengakibatkan kematian.

Badan Obat Eropa menyampaikan bahwa suplemen tersebut tak dipasarkan di negara yang lain anggota Uni Eropa, tapi lembaga itu tetap melakukan pemantauan atas kondisi itu.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

loading...
Loading...