Pengamat: Tidak Cukup Hanya Blokir Untuk Tangkal Hoax

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Pengamat media sosial Damar Juniarto menilai memblokir atau menyaring situs yg menyebarkan berita palsu atau hoax tak cukup bagi menangkalnya.

“Pemerintah harus menangkap orang yg membuat berita palsu,” kata Damar ketika dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (5/1).

Bila dinyatakan bersalah, salah sesuatu hukuman buat pelaku mampu berupa isolasi internet selama kurun waktu tertentu.

Mekanisme blokir atau saring yg ada ketika ini juga perlu dikaji lagi karena belum cukup akuntabel dan transparan sehingga orang mampu bermain curang.

Aktivis Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) tersebut melihat penyebaran berita palsu sekarang ini tergolong masif, salah satunya karena minimnya literasi media atau digital bagi memilah-milah berita.

Banyak yg terpapar menyebarkan berita hoax padahal semestinya pembaca menyaring sebelum membagikannya.

Mudah terbawa berita palsu juga berasal dari kurang kepercayaan publik terhadap pemerintah, media dan lembaga resmi .

“Kita harus membangun lagi kredibilitas dan memperkuat posisi pemerintah, media dan lembaga. Jadi, orang perlahan yakin pada penguasa ketimbang hoax,” kata dia.

(Baca juga: Strategi Dewan Pers perangi media abal-abal dan berita hoax)

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

loading...
Loading...