Politik Dinasti Di Banten Dinilai Masih Kuat

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Julius Ibrani, menilai praktik politik dinasti di Provinsi Banten masih kuat.

Itu, kata Julius, tampak dari program kerja Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, yg berujung pada pengenalan calon Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumy yg yaitu keluarga besar Airin.

“Warga banyak yg keluhkan, saat Wali Kota (Tangerang Selatan) mengadakan program di masyarakat, dia mempromosikan keluarganya yg sedang maju Pilgub Banten,” kata Julius dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2017).

(Baca: Politik Dinasti Dinilai sebagai Salah Satu Pintu Masuk Korupsi)

Menurut Julius, meskipun Ratu Atut Chosiyah sudah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politik dinasti di Banten tetap mencengkram, karena dua anggota keluarga Atut masih menduduki posisi utama di kepala daerah tingkat beberapa (Kota dan Kabupaten), Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan DPRD.

“Ini yg aku kira harus diputus dengan tidak lagi memilih calon yg anggota keluarganya tersangkut politik dinasti yg lebih-lebih terjerat masalah korupsi, kalau tak politik dinasti semakin kuat dan korupsi menggurita,” lanjut Julius.

Ratu Atut Chosiyah adalah mantan Gubernur Banten yg sekarang menjadi narapidana perkara korupsi. 

(Baca: Politik Dinasti Jadi Hambatan Hasilkan Kepala Daerah Berkualitas)

Sejumlah keluarga besar Atut masuk ke politik praktis. Airin Rachmi Diany adalah adik ipar Atut. Sementara Andika Hazrumy adalah anak sulung Atut. 

Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman yaitu adik tiri Atut. Lalu, adik Atut, Ratu Tatu Chasanah, kini menjabat Bupati Serang. Sebelumnya dia adalah Wakil Bupati Serang.

Menantu Atut, Tanto Warsono Abran, ketika ini menjabat Wakil Bupati Pandeglang periode 2016-2021. Sebelum Tanto, wakil bupati Pandeglang adalah ibu tiri Atut, Heryani.

Selain di eksekutif, dua keluarga besar Atut juga merambah legislatif maupun jabatan publik lain.

Kompas TV ICW: Politik Dinasti Cenderung ke Perilaku Korup

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...