Masa Inkubasi Telur Dinosaurus Sama Dengan Inkubasi Telur Burung

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Beberapa telur dinosaurus perlu enam bulan sebelum menetas, lebih lama dari perkiraan para ilmuwan sebelumnya, tulis laman The Verge.

Para ilmuwan meyakini telur dinosaurus memiliki masa inkubasi yg sama seperti telur burung, 11 hingga 85 hari. Teori ini berasal dari pendapat bahwa burung adalah turunan dinosaurus yg masih hidup sehingga burung diyakini mewarisinya dari pendahulunya, dinosaurus.

Dalam studi yg dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Proceeding of the National Academy of Sciences, ilmuwan menguji teori itu  dengan menganalisis gigi dari beberapa embrio dinosaurus yg belum menetas.

Satu embrio berasal dari dinosaurus seukuruan domba yg ditemukan di Mongolia, bernama Protoceratops. Satu lagi embrio Hypacrosaurus, dinosaurus moncong bebek yg ditemukan di Kanada.

Analisis pertumbuhan gigi kedua embrio memperlihatkan Protoceratops butuh hampir tiga bulan buat meneas, sementara Hypacrosaurus enam bulan.

Beberapa dinosaurus berukuran lebih besar dari Hypacrosaurus sehingga masa inkubasinya lebih lama.

Masa inkubasi telur yg lama berisiko untuk telur maupun dinosaurus. Dinosaurus yg harus memelihara telur selama itu, mulai kesulitan berpindah tempat.

Mereka mungkin tinggal di suatu lokasi bagi waktu yg lama namun berisiko telur dimakan predator.

Telur juga rentan terhadap peristiwa alam, seperti banjir dan kemarau panjang.

Ketika asteroid menghantam bumi 65 juta tahun dulu yg menimbulkan perubaham iklim yg sangat cepat dan kepunahan massal, dinosaurus tak bereproduksi secepat binatang lainnya.

Masa inkubasi yg lama mungkin turut menyumbang buat kepunahan dinosaurus. Saat ini, ilmuwan mulai meneliti apakah inkubasi lama juga berlaku pada tipe dinosaurus lainnya.

Penerjemah: Natisha Andarningtyas

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

loading...
Loading...