KPK Ajukan Banding Atas Putusan Hakim Untuk M Sanusi

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan banding atas putusan hakim bagi terdakwa mantan anggota DPRD Mohamad Sanusi.

KPK merasa keberatan terhadap tiga aset punya Sanusi yg tak dirampas bagi negara.

“Karena terdapat tiga aset dari 10 yg dimohonkan, yg tak diputuskan dirampas oleh hakim. Estimasi nilai aset mencapai Rp 20 miliar,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi, Kamis (5/1/2017).

Selain itu banding juga mulai diajukan terkait tak dicabutnya hak politik Sanusi. Kemudian, masa pidana penjara yg tak sesuai dengan tuntutan jaksa.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan, Sanusi terbukti terlibat dalam perkara suap terkait rancangan peraturan daerah tentang reklamasi.

Sanusi divonis tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 250 juta subsider beberapa bulan kurungan. (Baca: Sanusi Divonis Tujuh Tahun Penjara)

Vonis hakim tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yakni 10 tahun penjara.

Sanusi juga disebut terbukti melakukan pencucian uang sebesar Rp 45 miliar atau tepatnya Rp 45.287.833.773,00.

Jaksa mengatakan, uang tersebut digunakan bagi pembelian tanah, bangunan, serta kendaraan bermotor.

Aset Sanusi yg dirampas di antaranya yakni, beberapa unit rusun di Thamrin Executive Residence, tanah dan bangunan di Perumahan Vimala Hills Villa and Resort Cluster Alpen, dan sebuah apartemen di Soho Pancoran.

Harta Sanusi yg juga dirampas yaitu, beberapa mobil mewah punya Sanusi merupakan mobil merek Audi A5 dan sesuatu unit mobil merek Jaguar. 

Sedangkan, tiga aset yg dikembalikan yaitu, rumah yg berada di Cipete, bangunan di daerah Condet yg menjadi kantor Mohamad Sanusi Center, dan rumah istri Sanusi yg berada di Jakarta Barat.

(Baca juga: Pertimbangan Hakim Tak Cabut Hak Politik Sanusi)

Kompas TV Terdakwa Kasus Suap Reklamasi, Sanusi, Divonis 7 Tahun Penjara

Sumber: http://nasional.kompas.com

loading...
Loading...