Status “Surganya Mobil Bekas” Memudar Di Myanmar

Posted on
loading...

Yangon, Akulagi.com – Myanmar, sebagai negara yg lama dikenal sebagai surga mobil bekas, sedang mengalami perubahan drastis. Pasalnya, pemerintah coba bagi menumbuhkan produksi dalam negeri dan akan membatasi impor mobil bekas.

Mengutip Nikkei, Minggu (1/1/2017), pembatasan impor mobil bekas telah diwacanakan pemerintah pada November 2015. Pimpinan Myanmar menyatakan, kalau penjualan mobl baru pada 2018, ditargetkan mencakup porsi pasar hingga 90 persen.

Pergeseran ini akan membuat perusahaan mobil bekas terbesar di Asia Tenggara, Sakura Trade Center,  mulai membuka diler mobil baru, merek Suzuki di pusat kota Yangon. Sakura juga berencana membangun tiga diler mobil baru yang lain di pertengahan 2017. Begitu juga dengan pemain penting lain, Farmer Auto.

Pada 2016, penurunan telah terjadi, di mana cuma 120.000 mobil bekas diimpor dari Jepang, dan penurunan yg sangat tajam tak mulai terelakkan ;lagi di tahun depan. Kondisi ini bakal memukul keras banyak perusahaan impor berskala kecil dan menengah.

Sementara pada tahun fiskal 2015, sekitar 90 persen dari 540.000 mobil yg teregistrasi di Myanmar yaitu mobil bekas yang berasal Jepang.

Asosiasi produsen dan distributor mobil, Myanmar Automobile Manufacturer & Distributor Association, memprotes pembatasan yg dikerjakan pemerintah. Ini dapat membuat harga mobil menjadi lebih mahal, di mana orang biasa tak dapat menjangkaunya.

Celah Produsen Mobil

Pembatasan ini, membuat produsen mobil yg memproduksi kendaraannya di Myanmar sedikit mendapatkan momentum. Suzuki Motor misalnya, yg ketika ini memproduksi 2.700 unit per tahun dan menjual sekitar 1.000 unit di negeri ini, termasuk Ertiga dan pikap Carry.

Suzuki kemudian tidak mengurangi pabrik baru akan bulan ini, dan perusahaan bertujuan buat meningkatkan produksi menjadi 10.000 unit pada 2018. Suzuki juga bakal memproduksi model sedan Ciaz pada awal 2017.

Takayuki Sugiyama, Pemimpin Operasi Suzuki di Myanmar berbicara dengan penuh yakin diri terkait manfaat dari produksi lokal, seperti pembebasan biaya pendaftaran dan hubungan dekat dengan diler. Selain merek Jepang tesebut, ada juga Ford Motor dan produsen mobil lainnya yg  tampaknya sedang mempertimbangkan membuka fasilitas produksi di Myanmar.

Namun masih belum jelas, apakah dengan membatasi impor mobil bekas mampu otomatis meningkatkan penjualan mobil baru, yg penjualan tahunannya cuma 6.000 sampai 7.000 unit. Mobil baru juga milik harga yg lebih mahal 50 persen sampai 200 persen dibanding bekas.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Status “Surganya Mobil Bekas” Memudar di Myanmar Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

cara memperbaiki mobil remote control ga mau jalan,cara bersihkan diligen bekas bahan kimia,mobil gaga muhammad merk apa,membersihkan jerigen bekas bahan kimia,kaca belakang sirion 2016,cara menbersihkan jiregen,cara memperbaiki mobil rc yang tidak bisa belok,cara membuat origami mobil balap,cara membersihkan jerigen bekas bahan kimia,mobkas mitsubishi kuda di warung mobil,
loading...
Loading...