Menlu: Indonesia Berdiplomasi Intens Terkait Rohingya

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia melakukan diplomasi cukup intens dalam menyelesaikan konflik kemanusiaan yg menimpa masyarakat etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Dikutip dari Antara, Retno menyampaikan diplomasi yg sedang diupayakan adalah berupaya menjembatani terjalinnya hubungan baik antara Myanmar dan Banglades yg selama ini memburuk karena konflik daerah perbatasan.

Apa yg dikerjakan pemerintah tersebut, menurut Retno, sebagai salah tugas Indonesia menjalankan kebijakan politik luar negeri yg bebas dan aktif dengan ikut serta menjaga perdamaian dunia.

(Baca: Ini Pesan Penting Jokowi ke Pemerintah Myanmar soal Rohingya)

“Saya melakukan diplomasi yg dikerjakan secara hati-hati dan tak menimbulkan kegaduhan karena konflik Rohingya yaitu isu sangat sensitif menyangkut negara yg berdaulat penuh, kedaulatan sebuah negara harus dihormati,” kata Retno, Minggu (1/1/2017).

Diakui Retno, tak gampang bagi menyelesaikan konflik horizontal yg terjadi di Rakhine Myanmar. Pasalnya, terdapat sentimen isu agama yg menjadi pemicu terjadinya konflik tersebut.

Untuk mampu terlibat aktif dalam menyelesaikan konflik kemanusiaan tersebut, Retno menyampaikan tak segan-segan meminta masukan pada pimpinan organisasi keagamaan di Tanah Air.

“Di dalam negeri aku melakukan komunikasi dengan tokoh agama dan organisasi Islam, meminta masukan mereka bagaimana menolong mengatasi permasalahan masyarakat Muslim Rohingya,” katanya.

Ia menambahkan, bagi mampu terlibat diplomasi langsung, Presiden Joko Widodo memberi perintah agar dirinya bertemu dengan pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi di Myanmar dua waktu lalu.

“Presiden menetapkan aku bertemu segera dengan Aung San Suu Kyi di kediaman beliau. Kami berbicara empat mata membahas persoalan Rakhine. Kami sepakat tentang pentingnya pemerintah Myanmar dan ASEAN langsung mengatasi situasi di Rakhine,” ujarnya.

(Baca: Soal Rohingya, Jokowi Sebut Indonesia Tunjukkan Peduli Tanpa Kegaduhan)

Dari meeting tersebut, lanjut Retno, ia dan Suu Kyi sepakat melakukan rapat lanjutan dengan para Menlu di tingkat ASEAN buat membahas persoalan pengungsi Rohingya.

Pada rapat para Menlu ASEAN, pemerintah RI mengusulkan dua opsi, salah satunya pemerintah Myanmar membuka akses bagi aksi kemanusiaan dan membuka akses media agar situasi diketahui oleh dunia luar.

“Kita mengusulkan akses kemanusiaan dan akses pada media secara bertahap dan terbatas. Kita meminta Myanmar mengatakan update tentang penanganan Rakhine,” papar Retno.

Kompas TV Etnis Rohingya Alami Kekerasan dan Diskriminasi

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Menlu: Indonesia Berdiplomasi Intens Terkait Rohingya Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...