Ini Risiko Bila Kejang Pada Anak Tak Segera Diatasi

Posted on
loading...

Jakarta, Kejang pada anak yaitu suatu keadaan yg paling ditakuti oleh orang tua. Meskipun ada yg menyampaikan wajar, namun bila keadaan ini terjadi berulang-ulang tentu saja akibatnya fatal.

Kasus kejang berhubungan erat dengan kenaikan suhu tubuh anak yg drastis. Selain itu, faktor genetik juga meningkatkan kecenderungan terjadinya kejang. Itulah yg harus diwaspadai oleh orang tua agar anak tidak berpeluang infeksi otak atau epilepsi.

Baca juga: Cerita Indra Birowo Luar Biasa Panik Saat Anak Kejang Meski Tak Demam Tinggi

“Step atau kejang yg terjadi pada anak yaitu suatu tanda dari infeksi otak atau suatu epilepsi. Kejang berulang mampu menyebabkan otak kurang oksigen sehingga akhirnya timbul kerusakan pada saraf atau sel otak,” tutur dokter spesialis anak, dr Firmansyah, SpA.

Dikatakan oleh dr Firmansyah, kejang yg terjadi pada anak harus langsung mendapat penanganan yg tepat. Sebab bila tidak lekas diatasi, bisa-bisa si kecil terancam risiko yg lebih serius lagi. Bahkan dua perkara kejang dapat memicu kerusakan otak.

“Kerusakan pada area tertentu bisa menimbulkan gejala permanen. Seperti pada pasca radang otak bisa menimbulkan cerebral palsy, kelumpuhan saraf, menganggu pergerakan motorik, bahasa, IQ, dan sebagainya,” kata dr Firmansyah yg berpraktik RS Permata Depok.

Apabila dianggap terlalu tidak jarang mengalami kejang dan dicurigai mengidap epilepsi, maka sebaiknya anak tersebut diperiksakan ke dokter buat diobati dan diberikan penanganan khusus. “Saat ini terapi yg mampu dikerjakan adalah fisioterapi rutin dan nutrisi yg cukup,” ucap dr Firmansyah.

Baca juga: Anak Rentan Kejang dan Demam, Apa Sih Penyebabnya?

(hrn/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Ini Risiko Bila Kejang Pada Anak Tak Segera Diatasi Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...