Kepala Staf Kepresidenan: Medsos Dipakai Mendelegitimasi Pemerintah

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengakui pemerintah ketika ini melihat permasalahan media sosial sebagai satu yg serius.

Oleh karena itu lah Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan terbatas khusus membahas antisipasi mengenai media sosial.

“Saya kira kenapa dibikin ratas kemarin, memang ini telah kami lihat sebagai suatu hal yang serius penggunaan medsos buat mendelegitimasi pemerintah,” kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Senayan, Jakarta, Jumat (30/12/2016).

(Baca: Masyarakat Dinilai Perlu Edukasi agar Tak Sebar Kebencian di Medsos)

Teten mengatakan, selama ini kinerja pemerintah hampir tak memiliki celah. Di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yg lesu, namun Indonesia masih mempertahankan pertumbuhan 5 persen. Tingkat inflasi juga rendah dan jumlah pengangguran menurun.

“Itu kan prestasi yang luar biasa. Tiba-tiba kemudian seolah-olah menjadi hilang tanpa hasil, begitu kalian menbaca medsos. Ini kan tak mendidik, secara politik tak mendidik, karena itu bukan kritik.Itu aku kira itu tadi, mendeligitimasi pemerintah,” ucap Teten.

Teten mengatakan, pemerintah tengah mengkaji sanksi denda buat platform media sosial yg tak dapat memfilter berita atau keterangan bersifat kebencian, provokasi dan hoax atau fitnah.

(Baca: Pemerintah Kaji Denda bagi Medsos yg Tak Bisa Filter “Hoax)

Setiap kementerian juga diminta buat terus tanggap apabila ada isu hoax yg menyerang, maka harus langsung diklarifikasi dengan informasi resmi.

“Pemerintah bukan anti kritik. Kritik untuk kalian justru buat melecut kinerja pemerintahan dan aku kira beda antara kritik dengan menghasut, mendeligitimasi kan beda. Jangan sampai lah demokrasi indonesia yangg telah akan bagus ini kemudian dirusak,” ucap Teten.

Kompas TV Polisi Minta Masyarakat Hati-hati Gunakan Media Sosial

 

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Kepala Staf Kepresidenan: Medsos Dipakai Mendelegitimasi Pemerintah Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...