Foto Pembunuhan Sadis Di Pulomas Tersebar, Apa Dampak Bila Dilihat Anak?

Posted on
loading...

Jakarta, Enam orang tewas dalam pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Keenam mayat korban ditemukan di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter. Dari enam korban pembunuhan sadis tersebut, tiga di antara korbannya adalah anak-anak.

Menyusul peristiwa tersebut, di jejaring sosial tersebar foto dua korban pembunuhan sadis yg salah satunya memperlihatkan anak kecil tergeletak di lantai beralas karpet dengan bersimbah darah. Lalu bagaimana seandainya foto tersebut dilihat oleh anak?

Menurut psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, seandainya anak-anak terpapar isu-isu yg mengarah pada kejahatan atau kekerasan mulai mempengaruhi apa yg mereka bayangkan. “Efek negatifnya traumatis, tetapi sebenarnya nggak mulai terjadi di seluruh anak, tergantung karakter anak. Tapi secara garis besar memang sebaiknya anak tak perlu melihat-lihat (foto korban pembunuhan sadis),” kata Ratih kepada detikHealth.

Baca juga: Dokter: Waspadai Gangguan Kecemasan Terkait Pembunuhan Sadis di Pulomas

Lanjut Ratih, protektor penting adalah orang tua. Untuk itu sebaiknya anak jangan dibiarkan terlalu banyak terpapar keterangan yg mengandung unsur-unsur kejahatan.

“Jangan terlalu informatif apalagi ini case-nya pembunuhan, bukan perampokan murni, khawatir anak jadi trauma sendiri,” tutur Ratih.

Realitanya memang sulit mengontrol media sosial ataupun orang yg mengunggah gambar tersebut. Akan tetapi, orang tua tetap wajib bertanggung jawab memantau penggunaan media sosial pada anak.

“Kita mesti hati-hati saat meminjamkan gadget kita, karena anak itu milik keinginan tinggi. Kita mampu selektif atau hapus lalu histori di gadget,” ucap Ratih yg juga berpraktik di RaQQi – Human Development & Learning Centre, Jakarta.

Kata Ratih, anak-anak di bawah usia 10 tahun masih dalam fase berpikir konkret, belum dapat menganalisis satu atau kejadian secara utuh. Itu makanya mereka sebaiknya tak terpapar secara masif kabar yg mengandung kekerasan ataupun kejahatan sadis.

Lantas bagaimana seandainya anak telanjur melihat foto-foto ‘mengerikan’ tersebut? “Tergantung orang dewasa merespons. Sudah kadung dilihat, responsnya biasa saja, nggak usah dibesar-besarkan, itu keadaan yg tak perlu didramatisir dan diceritakan secara detail,” ucap Ratih.

Baca juga: Pembunuhan di Pulomas dan Risiko Terjebak di Ruang Sempit Minim Oksigen

(hrn/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Foto Pembunuhan Sadis di Pulomas Tersebar, Apa Dampak Bila Dilihat Anak? Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...