Karir George Michael Dan Kehidupan Pribadinya Yang Penuh Gejolak

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Karir penyanyi George Michael di jagat hiburan cukup cemerlang, kendati dibarengi kehidupan pribadinya yg penuh gejolak.

Penyanyi itu sudah menjual lebih dari 100 juta rekaman termasuk tujuh single lagu yg menduduki posisi pertama tangga lagu Inggris. Bersamaan dengan itu, Michael harus menghadapi perkara hukum karena penyalahgunaan narkoba dan ini berdampak pada karir bermusiknya.

Perlahan, penyanyi itu tidak lagi menelurkan lagu-lagu hits, lagu-lagunya di berbagai tangga musik akan goyah ditambah insiden kepemilikan narkoba, pelanggaran ketika mengemudi dan persoalan pribadi lainnya membuat Michael sesekali menjadi sorotan.

Terlahir dengan nama Georgios Panayiotou, Michael menjadi tenar sebagai seorang remaja pada awal tahun 1980 setelah membentuk kelompok Wham! bersama rekan sesuatu sekolahnya, Andrew Ridgeley. Duo penyanyi itu menetaskan sejumlah lagu-lagu hits seperti Club Tropicana, Young Guns (Go for It) dan Last Christmas.

Sayang, kebersamaan mereka tidak berlangsung lama. Keduanya menetapkan “bercerai” sebagai grup di 1986.

Michael kemudian memulai karier solonya dan sangat sukses, ditambah kolaborasinya dengan dua penyanyi seperti Aretha Franklin, Sir Elton John and Queen setelah kematian Freddie Mercury.

Album Faith nya – yg sudah diremaster dan dirilis pada tahun 2010 – menuai kesuksesan besar pada tahun 1988.

Hanya saja, dia harus menghadapi pertempuran hukum yg panjang ketika coba membebaskan diri dari kesepakatan dengan label rekaman Sony yg secara efektif mencegahnya melakukan rekaman baru.

Tak cuma itu, dia ditangkap di toilet umum di Beverly Hills, California, pada tahun 1998 bagi masalah pelecehan seksual. Insiden itu memaksanya mengungkapkan kenyataan bahwa ia seorang homoseksual, bersama Kenny Goss.

Michael menyampaikan bahwa ketika akhir usia 20-an yaitu waktu yg sangat menyedihkan baginya setelah ia kehilangan pasangannya, Anselmo Feleppa karena HIV dan ibunya meninggal dua waktu kemudian.

“Saya pertama kali menjalin hubungan di usia 27 tahun karena aku benar-benar tak mampu berdamai dengan seksualitas aku sampai aku 24. Saya kehilangan pasangan aku karena HIV dan maka butuh waktu sekitar tiga tahun bagi berduka, kemudian setelah itu aku kehilangan ibu saya, aku merasa hampir seperti dikutuk,” kata dia dalam sebuah kesempatan.

Penampilan terakhirnya bagi posisi 10 teratas adalah di 2004 dulu dan single Natal yg ia rilis Desember tahun dahulu cuma menyentuh posisi tujuh.

Pada Oktober 2006 lalu, Michael kembali menjadi sorotan publik karena kembali berurusan dengan hukum. Saat itu dia mengalami persoalan mengemudi dan mengakui kesalahannya karena mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan. Michael dahulu mendapat larangan mengemudi selama beberapa tahun.

Pada tahun 2008, dia kembali berurusan dengan persoalan kepemilikan obat-obatan terlarang, yakni kokain, dan obat-obatan kelas C.

Kemudian, di bulan September 2010 Michael dijatuhi hukuman penjara selama delapan pekan setelah mobil Range Rover-nya menabrak sebuah toko di London utara. Dia juga terkena larangan mengemudi selama lima tahun karena dinyatakan bersalah mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan memiliki ganja.

Pada tahun 2011, Michael secara resmi mengumumkan hubungannya selama 15 tahun bersama Goss berakhir.

Setahun berikutnya, dalam upaya mengembalikan kepopulerannya, Michael menyanyikan lagu terbarunya dari album teranyarnya di upacara penutupan Olimpiade London 2012.

Mengenai keadaan kesehatannya, dia dikabarkan hampir meninggal karena pneumonia pada akhir 2011. Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit Wina, Michael membuat penampilan yg mengharukan di luar rumahnya di London sebelum Natal.

Tak lama, dia mengalami persoalan kecemasan sehingga menyebabkannya membatalkan tur di Australia. Michael menyampaikan ia sudah beruntung karena bertemu dokter spesialis yg sesuai, menambahkan.

“Saya harus yakin bahwa seseorang berpikir aku masih milik dua pekerjaan yg harus dikerjakan di sini,” kata dia.

18 bulan kemudian, Michael harus kembali ke rumah sakit karena mengalami cedera di kepala. Saat itu, dia mengalami insiden aneh di jalan tol M1 dan terjatuh dari kendaraannya ke aspal.

Pada akhir 2016, tepatnya ketika Natal, Michael meninggal dengan tenang di rumahnya. Demikian seperti dilansir Mirror.

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Karir George Michael dan kehidupan pribadinya yang penuh gejolak Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...