Nasdem Tak Ingin Pergantian Ketua DPR Menambah Dinamika

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem, Johnny G Plate mengatakan, pihaknya mengutamakan musyawarah mufakat terkait rencana pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Partai Golkar menginginkan mengembalikan Setya Novanto menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat menggantikan Ade Komarudin.

Musyawarah mufakat dianggap sebagai proses politik dengan memperhatikan situasi terkini.

“Kami berharap proses pergantian di Dewan Perwakilan Rakyat Ini tak tidak mengurangi dinamika yg bergerak ke arah keutuhan bangsa,” ujar Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Aspek kedua, adalah proses legal formal yg memenuhi syarat Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan Dewan Perwakilan Daerah (UU MD3), merupakan melalui mekanisme fraksi, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat RI, pertemuan badan musyawarah, dan pertemuan paripurna.

(baca: Ade Komarudin: Siapa Bilang Saya “Legowo”?)

Adapun ketiga, adalah kepemimpinan dan manajemen.

“Kembali ke Pak Novanto, tentu kita berharap bahwa pengalaman-pengalaman yg ada harus jadi guru yg baik. Hal-hal yg kurang pas terkait leadership-nya harus diperbaiki. Di antaranya meningkatkan kerja-kerja Dewan Perwakilan Rakyat RI,” ujar Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Nasdem mendorong agar tiga aspek tersebut terpenuhi. Terlebih, di internal Partai Golkar telah tidak ada pergolakan yg signifikan.

“Karenanya Nasdem melihat dari tiga aspek itu,” sambungnya.

DPR tengah memproses permintaan Golkar buat menggati Ketua DPR. Permintaan Golkar itu mulai dibahas di meeting Badan Musyawarah hingga meeting paripurna.

Ade sebelumnya mengatakan, sejak awal dia sudah bersiap menghadapi seluruh risiko dalam kancah perpolitikan yg dia jalani.

 

(baca: Ade Komarudin: Aku “Rapopo”)

“Jabatan adalah amanah, kapan pun Allah mulai memberikan ataupun mengambil amanah ini, aku bersiap dan ikhlas,” kata Akom ketika jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin.

“Bahasa Jawa-nya, ‘aku rapopo‘, bahasa Sunda-nya ‘teu sawios‘, terlebih demi keutuhan NKRI,” ujarnya.

(baca: Ade Komarudin: Saya Tak Pernah Jalan Sendiri)

Akom menambahkan, sebagai kader partai berlambang beringin, dia terus mematuhi aturan yg berlaku di partainya.

Ia juga mengaku mematuhi peraturan perundang-undangan yg berlaku di Dewan Perwakilan Rakyat dalam menyikapi surat permohonan pengembalian Setya Novanto ke kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat sebagai hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar.

Dewan Pembina Golkar sepakat dengan DPP Partai Golkar yg mengajukan Setya Novanto menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI menggantikan Ade Komarudin.

(baca: Dewan Pembina dan DPP Golkar Sepakat Majukan Novanto Jadi Ketua DPR)

Kesepakatan itu diputuskan usai Setya Novanto berbicara 2 jam 45 menit dengan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Senin.

“Dewan Pembina dan DPP sama menyetujui penetapan pergantian saudara Ade Komarudin dengan saudara Novanto menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI,” ujar Aburizal membacakan isi kesepakatan, usai pertemuan.

Keputusan ini diambil dengan mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait perkara “Papa Minta Saham” yg menyeret nama Novanto.

(baca: Aburizal Yakin Novanto Bisa Bagi Waktu antara Ketum Golkar-Ketua DPR)

Keputusan MK tersebut dikuatkan dengan keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan Dewan Perwakilan Rakyat RI yg tak pernah menjatuhi hukuman buat Novanto.

Adapun Novanto mundur dari kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat pada Desember 2015 dahulu karena tersangkut masalah “Papa Minta Saham”.

Novanto dituding mencatut nama Jokowi bagi meminta saham dari PT Freeport Indonesia.

Kompas TV Setya Novanto Kembali Menjabat Ketua DPR

 

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Nasdem Tak Ingin Pergantian Ketua DPR Menambah Dinamika Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...