Formula 1 Dituduh “Mengemplang” Pajak

Posted on
loading...

London, Akulagi.com – Manajemen Formula 1 mulai menghadapi penyelidikan pajak, oleh European Commission (EC). Penyelenggara olahraga balap tersebut, dianggap sudah menghindari pembayaran pajak selama sesuatu dekade terakhir melalui trik khusus.

Mengutip Daiymail, Minggu (27/11/2016), perusahaan F1 yg berdomisili di Inggris, cuma membayar pajak korporasi sebesar 6,5 juta dolar (Rp 87 miliar). Padahal laporan keuntungan oleh induk usahanya, Delta Topco, yg berlokasi di Jersey, mencapai 463,6 juta dolar (Rp 6,2 triliun) dari pendapatan sebesar 1,7 miliar dolar atau Rp 22,9 triliun.

Tarif pajak tersebut cuma 3,3 persen, atau hampir delapan kali lebih rendah dari yg seharusnya dibayar. Pihak Formula 1 menyampaikan kalau praktik pengurangan pajak yg dilakukannya adalah sah.

Mereka menyamakan diri seperti apa yg dikerjakan oleh perusahaan Apple dan Amazon, bagi memperkecil pembayaran pajak. Cara yg dikerjakan ini dikenal dengan sebutan transfer pricing, legal tetapi tak bermoral.

Melalui strategi tersebut, keuntungan Formula 1 mampu dibuat menjadi kecil, atau bahkan merugi, sehingga pembayaran pajak mampu lebih lebih rendah atau bahkan tak sama sekali. Keuntungan mereka ditransfer ke perusahaan off-shore (di wilayah dengan pajak khusus), yg berakhir di perusahaan induk, Delta Topco dalam hal ini.

Kondisi ini yg akhirnya mendapat perhatian dari pihak EC. Saat dikonfirmasi, pihak EC belum ingin menginformasikan mengenai kapan investigasi akan berjalan. “Kami tak mampu berspekulasi mengenai kemungkinan penyelidikan ke depannya pada masalah ini,” ujar juru bicara EC.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Formula 1 Dituduh “Mengemplang” Pajak Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Loading...
loading...