Penting! Anak Yang Kena Asap Rokok Lebih Rentan Kena Pneumonia

Posted on
loading...

Bandung, Salah sesuatu penyebab terjadinya pneumonia terhadap anak balita di bawah 5 tahun adalah dari asap rokok. Asap rokok, salah sesuatu faktor yg biaa membuat pernapasan dalam diri anak menjadi persoalan dan menimbulkan gejala pneumonia.

Diungkapkan oleh dr Nastiti Kaswandani, SpA(K), Ketua UKK Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), seandainya anak yg terpapar asap rokok itu empat kali lebih tinggi mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Jadi kalau dibandingin anak yg terpapar sama yg tak terpapar, yg anak terpapar rokok itu empat kali lebih tinggi perawatan di rumah sakit karena persoalan pernapasan dibandingkan dengan yg tidak. Tentu ini salah sesuatu yg paling berpengaruh,” kata Nastiti ketika ditemui dalam acara peringatan Hari Pneumonia Dunia, di Hotel Crown Kota Bandung, Sabtu (26/11/2016).

Sehingga bukan cuma orang yg mengonsumsi rokoknya saja yg rugi, orang sekitarnya pun mengalami hal yg sama. Yang kedua, kata Nastiti, anak yg kena asap rokok itu tiga kali lebih banyak mendapatkan rawat inap di rumah sakit.

“Makanya berhentilah merokok. Percuma meski merokok itu di depan rumah dengan pintu tertutup asap rokok pasti mulai menempel di baju, tangan, leher, itu kalau gendong anak kan kena juga,” kata dia.

Baca juga: Lebih dari 800 Ribu Anak Indonesia Terserang Pneumonia Sepanjang 2016

Lalu bagaimana sebaiknya seandainya anak memiliki orang tua perokok, ketika ingin menggendong bayinya?

“Sebaiknya mandi, ganti baju baru gendong anaknya. Kalau di luar negeri itu ada aturan di mana kalau mobil taksi selalu sopirnya merokok itu tak boleh membawa penumpang selama sesuatu sampai beberapa jam, sampai asap bau rokok itu hilang,” tuturnya.

Nastiti menjelaskan, pneumonia terjadi akibat terserang pneumokokus. Kuman ini kerap ditemukan secara normal pada daerah hidung dan tenggorokan. Penularannya melalui bersin, batuk dan berbicara.

“Penyebab terjadinya pneumonia karena adanya pneumokokus itu penyebab paling tinggi yakni 50 persen dibandingkan dengan influenza sebesar 20 persen dan Virus 30 persen,” ungkapnya.

Nastiti mengajak kepada para orang tua, mahasiswa, pemuka masyarakat dan semua lapisan warga bagi bersama-sama melakukan pencegahan dan penanggulangan pneumonia pada balita.

“Karena ini penyakit infeksi penyebab kematian terbanyak di segala dunia. Termasuk permasalahan di Indonesia,” tutupnya.

Baca juga: Napas Anak Berbunyi ‘Grok-grok’, Perlukah Dikhawatirkan?(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Penting! Anak yang Kena Asap Rokok Lebih Rentan Kena Pneumonia Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

vidio syahrini ngentot,foto memek bosah SD paiton,
Loading...
loading...