Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Tertutup Longsor

Posted on
loading...

Trenggalek (Akulagi.com) – Jalan nasional yg menghubungkan Kabupaten Trenggalek dengan Kabupaten Ponorogo di kilometer 16, Desa Nglinggis, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur kembali tertutup material longsor sehingga arus dulu lintas dari beberapa daerah itu macet total.

“Kemarin siang akses telah dapat dibuka setelah terjadi longsor sebelumnya. Tapi sore kembali terputus karena terjadi longsor susulan,” kata Irul, warga Trenggalek menginformasikan kepada Antara, Minggu.

Kendati tak menimbulkan korban jiwa dan jauh dari pemukiman, longsor yg sudah terjadi kesekian kali di titik yg sama dalam beberapa minggu terakhir itu menyebabkan antrian kendaraan menumpuk dari beberapa arah.

Sebagian kendaraan akhirnya memilih jalur memutar dengan jarak tempuh lebih jauh atau melewati jalan-jalan desa yg terjal dan sulit karena longsor yg tidak langsung disingkirkan hingga Sabtu (26/11) malam bahkan Minggu pagi.

“Pagi ini mungkin alat berat dikerahkan buat menyingkirkan material longsor tersebut,” kata Amin, anggota polisi yg berjaga di ruas jalan longsor di Desa Nglinggis itu.

Kapolsek Tugu AKP Bambang Purwanto menyampaikan ketika ini anggotanya selalu siaga memantau dan mengatur dulu lintas di jalur rawan longsor tersebut.

Dibantu jajaran koramil setempat, kata Bambang, polisi berjaga karena sejumlah warga nekat menyeberangi guguran material longsor meskipun keadaan tebing masih labil.

“BPBD (badan penaggulangan bencana daerah) dari awal terjadi longsor tak ada dari mereka yg berjaga di sini,” kata Bambang menyesalkan.

Ia menceritakan pada peristiwa longsor di titik yg sama sebelumnya ia terpaksa mengambil keputusan sepihak dengan memerintahkan operator alat berat buat bertugas meskipun sedang libur karena BPBD tak kunjung melakukan tindakan darurat penanggulangan bencana.

“Itu operator sedang libur dan pulang kampung terpaksa aku panggil kembali kerena tak ada operator yang lain bersiap sementara BPBD tak kunjung ada tindakan,” katanya.

Saat ini, alat berat yg disiagakan ada tiga unit yg terdiri atas buldozer dan eksavator, namun mereka cuma mampu melakukan tindakan pengerukan pada material longsor yg menutup badan jalan.

“Selama keadaan tebing tetap seperti itu dan tak dikerjakan penanganan di atas longsor masih mulai selalu terjadi,” kata Supeni, warga setempat.

Longsor di jalur Trenggalek-Ponorogo selalu menerus terjadi, bahkan selama spekan terakhir sudah terjadi enam kali longsor berskala besar, keadaan ini dipicu oleh kemiringan tebing yg ekstrim serta curah hujan yg cukup tinggi.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Jalur Trenggalek-Ponorogo kembali tertutup longsor Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...