Sakit Gigi ‘Sembuh Sendiri’, Masih Perlukah Ke Dokter Gigi?

Posted on
loading...

Jakarta, Bagi yg takut ke dokter gigi, kegiatan memeriksa gigi ke dokter mungkin cuma dikerjakan ketika gigi sakit. Tapi bagaimana seandainya sakit gigi melanda ketika travelling, dulu membaik setelah minum obat tertentu, masih perlukah ke dokter gigi?

“Sering sekali pasien tiba pada ketika sakit gigi, dulu dikasih obat, ketika telah merasa enak nggak balik lagi. Padahal belum selesai, masih perlu perawatan,” terang Prof Dr drg Melanie Sadono Djamil, MBiomed.

Prof Melanie berpesan, siapapun perlu mempertahankan giginya hingga ‘titik darah penghabisan’. Artinya jangan mau giginya cepat rusak sehingga harus memakai gigi palsu. Karena bagaimanapun memakai gigi asli mulai jauh lebih nyaman.

Baca juga: 5 Fakta yg Harus Diketahui Soal Gigi Sensitif

“Kalau misalnya giginya pecah juga jangan dibiarkan. Nanti dapat dicek sama dokter apakah perlu dikasih crown agar dapat dipakai buat mengunyah lagi. Kalau mengunyah di sesuatu sisi saja kan nggak enak,” sambung dokter berkerudung ini.

Selain itu pengunyahan di sesuatu sisi rahang saja dapat membuat pembengkakan gusi di bagian yg jarang dipakai. Selain itu, di gigi-geligi yg jarang dipakai biasanya justru lebih banyak sisa makanan yg menyempil.

“Kalau sedang sakit gigi di perjalanan mampu dengan kumur memakai air garam hangat. Tapi sebelum kumur gosok gigi lalu ya,” pesan Prof Melanie.

Baca juga: Infografis: ‘Aturan’ yg Mesti Diperhatikan Orang Tua Saat Ajari Anak Menyikat Gigi(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Sakit Gigi ‘Sembuh Sendiri’, Masih Perlukah ke Dokter Gigi? Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...