Ini Alasan Polri Tak Menahan Tersangka Penyebar Isu “Rush Money”

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan alasan polisi tak menahan Abdul Rozak alias Abu Uwais, tersangka perkara penyebar isu rush money atau penarikan uang secara besar-besaran.

Boy mengatakan, Bareskrim Polri memiliki beberapa pertimbangan. Pertama, karena tersangka memiliki anak balita dengan kebutuhan khusus. Kedua, profesi tersangka adalah seorang guru.

“Karena dia seorang guru, masih milik anak kecil juga,” ujar Boy Boy dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11/2016).

Meskipun demikian, lanjut Boy, proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan, dan tersangka dikenai wajib lapor.

“Melaksanakan kewajiban lapor diri, jadi proses penyidikannya berjalan,” kata dia.

Boy menambahkan, Abu Uwais juga telah menulis surat pernyataan permintaan maaf atas tindakannya itu.

“Proses penyidikan telah berjalan dan ada semacam surat pernyataan penyesalan dari yg bersangkutan dan permintaan maaf kepada netizen atas konten-konten yg dia sampaikan itu tak benar, ini adalah pernyataan yg dibuat sendiri,” kata Boy.

Sebelumnya, Subdit Cyber Crime Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Mabes Polri menangkap Abu Uwais di kediamannya, Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (24/11/2016) malam.

Sehari-hari, Abu Uwais adalah seorang guru SMK di Penjaringan, Jakarta Utara. Ia ditangkap lantaran mengunggah foto diri dengan sejumlah uang lewat akun Facebook-nya disertai ajakan bagi menarik uang secara besar-besaran.

“Aksi rush money akan berjalan ayo ambil uang kami dari bank punya komunis,” demikian kata Abu Uwais.

Status tersebut dibuat Uwais pada 21 November 2016 pukul 21.38 WIB. Adapun alasan pelaku mengunggah pernyataan tersebut sekadar ikut-ikutan isu yg sedang ramai dibicarakan.

“Motivasinya cuma iseng,” kata Boy.

Barang bukti yg didapatkan polisi yakni sesuatu buah telepon genggam merk Huawei, akun Facebook atas nama Abu Uwais, dan beberapa akun Email.

Tersangka dituduh melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 tahun 2018 tentang ITE.

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Ini Alasan Polri Tak Menahan Tersangka Penyebar Isu “Rush Money” Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...