Alasan Polisi Tidak Menahan Buni Yani

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tak menahan Buni Yani, tersangka penghasutan SARA, karena dianggap bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan kepada wartawan bahwa selama proses pemeriksaan Buni Yani menjawab semua pertanyaan yg diajukan penyidik.

“Pertama terkait alasan objektif, yg bersangkutan selama pemeriksaan kooperatif, kemudian menjawab seluruh pertanyaan penyidik,” kata Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Kamis.

Awi memaparkan bahwa faktor kedua Buni Yani tak ditahan berdasarkan alasan subjektif bahwa tersangka tak mulai melarikan diri, apalagi menghilangkan barang bukti.

“Alasan subjektif yg pertama, yg bersangkutan tak mulai melarikan diri, kalian telah melakukan upaya pencegahan ke luar negeri. Dalam waktu dekat mulai kalian kirimkan permohonan kepada kejaksaan selama 60 hari ke depan. Barang bukti juga telah kalian sita semuanya,” lanjut dia.

Pihak penyidik turut menyita dua barang bukti di antaranya sebuah ponsel bermerek ASUS warna hitam produksi 2008 punya Buni Yani, email Buni Yani, akun Facebook Buni Yani dan screencapture dari Facebook tersangka.

Buni Yani dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan atau denda maksimal Rp1 miliar.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menjadikan Buni Yani sebagai tersangka terkait penyebar video Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yg bermuatan SARA hingga menimbulkan kebencian.

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Alasan polisi tidak menahan Buni Yani Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

cara menghilangkan efek rokok hanoman,baju transparan ternak Syahrini kelihatan,gambar artis bungil,
Loading...
loading...