Mahkamah Agung Indonesia Dan Qatar Jalin Kerja Sama

Posted on
loading...

London (Akulagi.com) – Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI) dan MA Qatar menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna merintis kerja sama bidang peradilan, dan kedua belah pihak menyepakati itu dalam kunjungan kerja Ketua MA Dr. H. M. Hatta Ali ke Qatar.

MoU antara Indonesia dan Qatar itu ditandatangani oleh Ketua SJC Qatar, Masoud Muhammad Al Amiri yg juga secara ex officio sebagai Ketua MA Qatar, dan Ketua MA Republik Indonesia Prof Hatta Ali, di Kantor Supreme Judiciary of Council (SJC) Qatar.

Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, kepada Antara London, Sabtu, menyebutkan bahwa dalam kunjungan kerjanya di Qatar dari tanggal 17 hingga 19 Nopember Ketua MA RI, Prof. Dr. H.M. Hatta Ali, MA juga mengadakan meeting dan berdialog dengan komunitas Diaspora Indonesia di Wisma Duta.

Menurut Prof Hatta Ali, MoU bertujuan bagi menguatkan sistem hukum agar bermanfaat buat masyarakat di kedua negara. Bidang kerja sama dalam MOU antara yang lain mencakup menejemen masalah perdata guna mempercepat penyelesaian perkara, implementasi tekhnologi khususnya di bidang menejemen peradilan, menejemen masalah dan pengelolaan berkas kearsipan.

Kedua pihak sepakat bekerja sama dalam penerapan hukum Islam dan peran mediasi sebagai salah sesuatu alternatif penyelesaian sengketa dan bekerja sama dalam pelatihan menejemen peradilan, kasus dan pengembangan peraturan perundang-undangan yg berkaitan dengan hukum acara perdata.

Menurut Dr. Nasich Salam, dengan adanya MoU, Qatar mulai mengirim hakimnya ke Indonesia guna mempelajari sistem mediasi di Indonesia, sementara Indonesia mulai mempelajari sistem ekonomi syariah terkait peradilan agama. “Utamanya meningkatkan kompetensi hakim dalam penyelesaian masalah perdata,” ujar Nasich.

Pada kesempatan bertemu Ketua MA Qatar, kedua belah pihak saling berbagi pengalaman mengenai sistem hukum dan sistem peradilan serta kewenangan masing-masing peradilan.

Masoud Muhammad Al Amiri menyambut baik penandatangan MoU kerja sama antardua negara dan menjelaskan upaya Qatar mengembangkan sistem mediasi agar penyelesaian masalah dikerjakan di luar pengadilan.

Dikatakan hakim Qatar diwajibkan buat melakukan mediasi kasus dan mengupayakan perdamaian agar pihak berperkara terhindar dari konsekuensi putusan atau vonis.

Ketua Al Amiri juga tertarik dengan pengalaman MA dalam mengembangkan mediasi baik melalui pengadilan maupun di luar pengadilan yg digulirkan sejak 2008, melalui Peraturan MA RI Nomor 1 tahun 2008. Qatar mulai mempelajari sistem mediasi dengan mengirim para hakim Qatar ke Indonesia.

Di yang lain pihak, MA RI juga berminat buat mempelajari sistem ekonomi syariah khususnya terkait peradilan agama yg relatif lebih berkembang di Qatar.

Dubes Basri mengatakan, kunjungan kerja Ketua MA ke Qatar yaitu indikasi positif dari Pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral khususnya di bidang yudikatif.

Penandatangan kerjasama peradilan tersebut yaitu wujud dari peningkatan kerjasama yudikatif tertinggi antara kedua negara,” ujar dubes.

Delegasi MA yg hadir dalam acara penandatanganan Wakil Ketua Bidang non Judisial, H. Suwardi, Ketua Kamar Peradilan Agama MA RI, Prof. Dr. H. Abdul Manan, Hakim Agung, Dr. Syamsul Maarif, Hakim Agung, Dr. Imran Suadi, Hakim Agung, Dirjen Lembaga Peradilan Syariah MA, Drs. Abdul Manaf dan Hakim PA Cibinong, Dr. Nasich Salam.

Menurut Pelaksana Fungsi Politik KBRI Doha, Boy Dharmawan, MoU tersebut yaitu salah sesuatu momentum buat peningkatan hubungan bilateral kedua negara dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-40 hubungan diplomatik RI-Qatar.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Mahkamah Agung Indonesia dan Qatar jalin kerja sama Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

biografi ali fauzi,download qori internasional di irak,gay Indo Terlaris,kumpulan ceramah syekh ali jaber,Ponpes syekh ali zaber,siapakah syekh ali jaber,silsilah ali jaber,
Loading...
loading...