Pimpinan Komisi III Sebut Pemerintah Ngotot Masukan Pasal Penistaan Agama Di RUU KUHP

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Benny Kabur Harman menilai pasal 156 a KUHP yg memuat penistaan agama cenderung multitafsir dan kerap menjadi pasal karet.

Namun ia mengatakan, dalam pembahasan Revisi Undang-undang (RUU) KUHP di DPR, pemerintah ngotot tetap memasukan pasal tersebut.

Sebab, kata Benny, pemerintah beranggapan penistaan agama memiliki yurisprudensi dari Mahkamah Agung (MA) sehingga menjadi hukum yg hidup.

“Itu sama saja seperti pasal penghinaan Presiden, kalian yg di Dewan Perwakilan Rakyat kan mempertanyakan, apa masih perlu pasal penistaan agama yg cenderung multitafsir seperti penghinaan Presiden dan berpeluang menjadi pasar karet,” kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Namun, politisi Partai Demokrat itu mengaku sulit bagi menolak usulan pemerintah tersebut.

Itu karena, mayoritas fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat yaitu partai pendukung pemerintah.

“Ya, kita tahu sendiri lah di Dewan Perwakilan Rakyat seperti apa. Kan mayoritas partainya pendukung pemerintah kan,” lanjut Benny.

Pasal 156 a KUHP jadi sorotan khalayak karena digunakan buat menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

(Baca: Pasca-reformasi, Kasus Penistaan Agama Meningkat karena Politisasi)

Sebagian kalangan menilai pasal tersebut dirasa multitafsir, sehingga berpotensi menjadi pasal karet.

Ahok jadi tersangka penistaan agama setelah dilaporkan ke polisi karena menyinggung salah sesuatu ayat dalam kitab suci ketika berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu, akhir September lalu. 

Kompas TV Babak Baru Kasus Ahok

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Pimpinan Komisi III Sebut Pemerintah Ngotot Masukan Pasal Penistaan Agama di RUU KUHP Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

Oke Google carikan Boboiboy Galaxy fotonya,pemerintah melempem,
Loading...
loading...