Ledakan Bom Di Depan Gereja Samarinda, Ini 5 Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Posted on
loading...

Samarinda – Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Dyah Puspitarini mengecam aksi pelemparan bom molotov ke Gereja Oikumene (HKBP Samarinda Seberang), Kalimantan Timur, Minggu (13/11) lalu. Dyah menyebut peledakan bom di tempat ibadah yaitu perbuatan yg tak beradab.

Dyah mengatakan hal tersebut melalui akun Twitter-nya @diyahpuspitar seperti dilihat detikcom, Selasa (15/11/2016) malam. Dia baru saja menjenguk salah sesuatu balita korban ledakan Trinity Hutahaean (4) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur.

Dikatakan Dyah, dirinya mewakili Nasiyatul Aisyiyah mengatakan dukacita mendalam bagi semua korban. Dia berharap para balita korban ledakan yg masih dirawat di rumah sakit mampu semakin membaik dan kembali berkumpul dengan keluarga.

Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah, lanjut Dyah, terus berjuang bagi mewujudkan Indonesia yg ramah terhadap perempuan dan anak. Tindakan pengeboman gereja apalagi balita yg menjadi korban sangatlah tak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga: Hujan Deras Turun Saat Intan Olivia Korban Bom Samarinda Dimakamkan

Dyah juga mengatakan dukacita mendalam atas meninggalnya salah sesuatu korban, yakni Intan Olivia Marbun (Banjarnahor). Balita berusia 2,5 tahun itu sudah dimakamkan siang tadi.

Dyah berharap pengeboman di gereja di Samarinda ini jadi yg terakhir. Jangan sampai ada lagi kejadian serupa. Berikut 5 poin pernyataan sikap PP Nasyiatul Aisyiyah terhadap aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene Samarinda ini:

1. Turut berdukacita atas meninggalnya Intan Marbun (2,5 tahun), salah sesuatu anak yg menjadi korban bom.
2. Duka yg mendalam buat anak-anak balita korban bom. Semoga keluarga dari korban bom diberikan kekuatan dan kesabaran.
3. Peledakan bom di tempat ibadah yaitu perbuatan yg tak beradab dan tak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam. Islam melarang dengan tegas seluruh bentuk perilaku teror, sadis, aniaya dan pembunuhan tanpa alasan kepada semua makhluk di muka bumi tanpa terkecuali.
4. Mengharap pihak berwenang melakukan tindakan tegas terhadap pelaku bom dan mampu dihukum seberat-beratnya.
5. Mari bersama menghormati keberagaman, menjaga keamanan dan ketentraman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: #RIPIntan, Kenangan Manis Intan Olivia dan Jerit Rindu Keluarga

(bar/ams)

$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 106, appId : 3, target:’bx_polong’ }); });

Sumber: http://news.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Ledakan Bom di Depan Gereja Samarinda, Ini 5 Sikap Nasyiatul Aisyiyah Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

berita bom samarinda,samsung s7 edge page 450 kaskus,
Loading...
loading...