Anjuran Kementerian Kesehatan, Mengemudi Bus Maksimal Empat Jam

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Kementerian Kesehatan mengimbau pengemudi busa maksimal menyetir empat jam sehingga bisa mengurangi risiko kecelakaan terutama ketika mudik Lebaran, liburan Natal-Tahun Baru dan libur nasional lainnya.

“Empat jam di sini maksudnya setiap empat jam menyetir harus istirahat. Jangan sampai menyetir lebih dari empat jam tanpa istirahat karena bisa membahayakan dirinya dan penumpang,” kata Direktur Kesehatan Kerja dan Olah Raga Kemenkes Kartini Rustandi di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, pengemudi biasanya letih dan daya fokusnya menurun seandainya empat jam menyetir selalu menerus.


Kartini menyampaikan Kemenkes melakukan intervensi bagi mendorong pengemudi agar bisa mengemudi sesuai waktu yg disarankan.

Beberapa yg dilakukan, kata dia, adalah sosialisasi dan deteksi dini faktor risiko kesehatan pengemudi bus. Beberapa yg dideteksi adalah dengan pemeriksaan tekanan darah, kadar alkohol, kadar amphetamine di air seni dan kadar gula.

“Kesehatan mempengaruhi kebugaran, fokus dan kesigapan pengemudi. Hal ini memicu keselamatan berkendara mereka,” kata dia.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada 2004 kecelakaan menjadi penyebab kematian urutan sembilan di dunia dan berpotensi meningkat setiap tahunnya.

Sementara data Korps Lalu Lintas Polri, angka kecelakaan dulu lintas selama musim mudik Lebaran 2015 mencatat 8.282 perkara kecelakaan dengan 9.620 orang mengalami luka ringan, 2.076 luka berat dan 2.243 meninggal selama H-14 sampai H+14 Lebaran.

Sedangkan angka kecelakaan Lebaran 2016 sebanyak 8.491 masalah dengan 10.246 korban luka ringan, 2.004 luka berat dan 2.289 meninggal.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Anjuran Kementerian Kesehatan, mengemudi bus maksimal empat jam Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Loading...
loading...