Lahir Dengan Usus Terburai Keluar, Begini Perjuangan Erin Untuk Survive

Posted on
loading...

Jakarta, Saat menjalani pemeriksaan di usia kandungan 16 pekan, Lucia Angell diberitahu bahwa janinnya mengalami gastroschisis, di mana organ cernanya berada di luar tubuh.

Karena keadaan si janin, Lucia juga harus menjalani scan berkurang kali sebab belum dipastikan apakah ia dapat bertahan bahkan sampai dilahirkan. “Kehamilan pertama saja telah berat, ditambah lagi dengan adanya keadaan ini,” ungkap Lucia.

Untung janin Lucia dapat lahir dengan selamat walaupun usus kecil dan sebagian besar ususnya berada di luar tubuhnya. Bayi perempuan malang ini pun diberi nama Erin Angell-Field.

Namun Lucia tidak mampu segera menggendongnya. Tim dokter langsung membungkus Erin dengan plastik agar organnya tetap aman dan hangat, dahulu merujuknya ke Great Ormond Street Hospital, London agar dapat langsung dioperasi.

Sebagian besar ususnya berhasil dikembalikan ke posisi semula. Namun ada tersisa usus sepanjang 15 cm yg kadung mati dan akhirnya dipotong. Usus kecilnya sendiri kemudian dimasukkan ke dalam kantung stoma sampai kondisinya dinyatakan pulih.

“Selain itu, Erin juga dipasangi alat bantu pernapasan dan selang PICC agar obatnya mampu diberikan lewat vena berikut makanannya,” ungkap Lucia seperti dilaporkan Express.co.uk.

Baca juga: Baru Tiga Tahun, Bocah Ini Sudah Jalani 5 Cangkok Organ Sekaligus

“Kami baru mampu menggendongnya ketika usianya baru lima hari, saat ventilatornya dilepas. Ini adalah momen yg luar biasa,” kata Lucia.

Untuk sementara, Erin juga belum dapat diberi minum susu sampai dokter memastikan sistem cernanya berfungsi. Begitu telah bisa, Erin cuma diberi makan 3 ml susu tiap tiga jam, begitu seterusnya hingga ditambah sampai 5 ml per tiga jam, di situlah kelihatan bahwa Erin telah mampu merespons makanan dengan baik.

Namun begitu akan membaik, satu terjadi pada tubuh si kecil yg malang. “Erin tiba-tiba berhenti bernapas, ketika itu ia baru dapat keluar dari ruang intensif. Tim medis langsung melakukan CPR dan semuanya kelihatan buruk,” tutur Lucia.

Rupanya si kecil terkena sepsis sehingga harus dikembalikan ke ruang intensif. Namun perlahan tetapi pasti keadaan Erin membaik. Total Erin harus diawasi penuh selama 2,5 bulan di rumah sakit bagi memastikan ususnya berfungsi seperti semestinya, atau mencegahnya berhenti bekerja.

Si kecil akhirnya diperbolehkan pulang akhir Maret lalu. Lucia mengakui keberadaan putrinya itu sudah menguatkan ikatan antara dirinya dan sang suami, Daniel.

Baca juga: Penyebab Bayi Lahir dengan Usus Terburai(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Lahir dengan Usus Terburai Keluar, Begini Perjuangan Erin untuk Survive Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Loading...
loading...