JK Sebut Kemenangan Trump Akan Menambah Masalah Ekonomi Dunia

Posted on
loading...


JAKARTA, Akulagi.com –
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ketika ini ekonomi dunia sedang menghadapi masalah. Menurut Kalla, terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat mulai tidak mengurangi persoalan tersebut.

“Ekonomi dunia ini sedang bermasalah. Lebih bermasalah lagi kemenangan Trump menjadi presiden. Dia mulai inward looking. Dia mulai menjadi proteksionis,” kata Kalla dalam pidatonya di Kongres Nasional I Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Jakarta, Sabtu (12/11/2016).

Kalla menuturkan, kebijakan ekonomi Trump mulai mengganggu pertumbuhan ekonomi China dan negara yang lain di Eropa.

Menurut Kalla, Trump mulai menegosiasikan ulang perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara, dengan Kanada, dan Meksiko. Selain itu, Trump juga mulai membatalkan partisipasi AS dalam Trans-Pacific Partnership (TPP).

Trump juga berencana memberikan tarif impor tinggi kepada China dan Meksiko. Masing-masing dikenakan 40 persen dan 35 persen.

“Proteksi itu mulai membuat kesulitan perdagangan. Barang menjadi tak murah lagi,” ucap Kalla.

(Baca: Sentimen Negatif Trump Dikhawatirkan Pengaruhi Hubungan AS-Indonesia)

Kalla menuturkan, negara yang lain bisa membalas kebijakan Trump itu dengan cara tak memakai dollar ketika bertransaksi.

“Semua orang di dunia ini berhenti pegang dollar. Maka negara pertama yg jatuh adalah Amerika. Jadi gampang juga mengatasi persoalan itu,” ujar Kalla.

Kemenangan Trump dalam pilpres AS menjadikannya sebagai orang pertama tanpa pengalaman politik apapun yg diberi mandat sebagai presiden negeri “Paman Sam”.

Kemenangan Trump dipastikan pada Rabu (9/11/2016) pukul 02.30 dini hari waktu bagian timur AS, setelah mendapatkan lebih dari 270 suara hasil electoral votes.

Kompas TV Trump Menang, Pasar Saham Asia Respon Negatif

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang JK Sebut Kemenangan Trump Akan Menambah Masalah Ekonomi Dunia Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...