Pengajuan Palestina Jadi Anggota Interpol Ditangguhkan

Posted on
loading...

Kuta (Akulagi.com) – Permintaan tiga negara bagi menjadi anggota Interpol pada Sidang Umum Interpol ke-85 yg berlangsung di Kuta, Bali belum mampu diproses. Pembahasan terkait hal tersebut ditunda hingga pelaksanaan sidang umum Interpol berikutnya.

“Ses National Central Bureaus (NCB) Polri” Brigjen Pol Naufal M. Yahya di Kuta Bali, Jumat menyampaikan bahwa tiga negara tersebut adalah Palestina, Kosovo dan Kepulauan Solomon.

“Tiga negara observer yg ingin menjadi anggota (Interpol) belum mampu disahkan karena tak memenuhi kuorum,” katanya.

Menurutnya, hasil keputusan Komite Eksekutif Interpol menetapkan bagi menunjuk penasihat yg bertugas mengkaji dan membuat rekomendasi tentang keanggotaan negara baru yg mulai menjadi anggota Interpol sesuai dengan kriteria yg jelas dan transparan.

Komite Eksekutif pun sudah menunjuk mantan Wakil Sekjen Bidang Hukum dan Kuasa Hukum PBB, Hans Corell sebagai penasihat bagi melaksanakan kajian keanggotaan baru Interpol. Selanjutnya proses keanggotaan baru Interpol bisa diajukan kembali pada Sidang Umum Interpol ke-86 di Beijing, China pada 2017.

“Selama kajian dilakukan, segala pengajuan aplikasi keanggotaan Interpol dari Republik Kosovo, Negara Palestina dan Kepulauan Solomon buat sementara ditangguhkan,” katanya.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Pengajuan Palestina jadi anggota Interpol ditangguhkan Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...