Pemerintah Terus Matangkan Bantuan Sosial Nontunai

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama sejumlah kementerian dan lembaga bersinergi mematangkan rancangan peraturan Presiden (perpres) penyaluran bantuan sosial (bansos) secara nontunai.

“Sinergi dibutuhkan sehingga saat uji mencoba penyaluran bansos nontunai nanti mampu dievaluasi mana yg kurang sekaligus dikerjakan penguatan masyarakat bagi mampu melakukan hal tersebut lebih baik,” kata Menko PMK Puan Maharani dalam meeting koordinasi pembahasan rancangan perpres penyaluran bantuan sosial secara nontunai di Jakarta, Selasa.

Pemerintah mulai menyalurkan bansos dengan mengintegrasikan beras buat rakyat sejahtera (rastra), program keluarga harapan (PKH) dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara nontunai.

Penyaluran bantuan tersebut dikerjakan melalui elektronik warung gotong royong kelompok usaha bersama program keluarga harapan (e-warong KUBE PKH) dengan melibatkan empat bank BUMN dan bank-bank daerah.

Pemerintah juga tak menutup kemungkinan menginisiasi para pelaku usaha di luar e-warong bagi berkontribusi menyalurkan bansos nontunai.

Penerima manfaat bisa membeli gula, beras, tepung dan minyak goreng di e-warong dengan harga yg murah karena bahan pokok tersebut segera didistribusikan oleh Bulog.

“Bansos mampu dipilih oleh masyarakat apakah mulai membeli sesuai keinginan sehingga masyarakat mampu produktif memilih apa yg mereka inginkan,” kata Puan.

Selain itu, pemerintah juga mulai memperdayakan melalui sosialisasi masif terkait bansos non tunai sekaligus memberikan edukasi terkait hal tersebut mengingat adanya peralihan dari penerimaan bansos tunai menjadi nontunai.

Sebagai langkah awal, pemerintah berencana melakukan uji mencoba penyaluran bansos nontunai di 44 kota pada Januari 2017.

Rapat koordinasi pembahasan rancangan perpres penyaluran bantuan sosial secara nontunai diikuti oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo.

Rapat tersebut bertujuan menyelesaikan tahapan yg berkaitan dengan penyaluran dana bansos nontunai agar dapat dikerjakan secara bersinergi dan terintegrasi.

Perpres mengenai bansos nontunai direncanakan langsung selesai sebelum akhir November, di mana pembahasannya tinggal membicarakan teknis redaksional dan sinkronisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait pengesahan.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Pemerintah terus matangkan bantuan sosial nontunai Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

loading...
Loading...