Demi Transparansi, Tim Sukses Tak Masalah Gelar Perkara Kasus Ahok Terbuka

Posted on
loading...

JAKARTA, Akulagi.com – Bestari Barus, Juru Bicara Tim Pemenangan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak persoalan seandainya gelar masalah perkara Ahok di Bareskrim Polri dilaksanakan secara terbuka.

Hal tersebut dianggapnya perlu dikerjakan buat transparansi proses hukum terhadap Ahok.

“Bagus itu. Biar terang benderang publik bisa melihat proses hukum ini,” kata Bestari melalui pesan singkat, Senin (7/11/2016).

(baca: Polri Pastikan Gelar Perkara Ahok Dilakukan Terbuka)

Meski dilaksanakan terbuka, Bestari meyakini, Kepolisian tetap bekerja secara profesional dan tak terintervensi oleh pihak-pihak tertentu.

Proses gelar masalah yg terbuka buat publik juga diharapkan bisa memberi pencerahan untuk masyarakat.

“Polri itu harus kalian yakini mulai sangat profesional melaksanakan tugasnya dan masyarakat mulai mendapatkan pencerahan secerah-cerahnya,” ujar Politisi Partai Nasdem itu.

(baca: Gelar Perkara Kasus Ahok Kemungkinan Dilakukan Minggu Ketiga November)

Polri mulai melakukan gelar masalah penyelidikan perkara dugaan penistaan agama yg dituduhkan kepada Ahok secara terbuka kepada media dan sejumlah pihak terkait. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, gelar masalah dikerjakan terbuka bagi menghindari kecurigaan adanya intervensi terhadap penyelidikan masalah tersebut.

Boy mengakui bahwa ini kali pertama Polri melakukan gelar kasus terbuka.

(baca: Kata Ahok soal Aktor Politik Tunggangi Aksi 4 November)

Biasanya, gelar kasus berlangsung tertutup dan cuma dikerjakan bersama kejaksaan. 

Namun, penyelidikan ini dianggap pengecualian karena sangat menyedot perhatian masyarakat. 

Ahok hari ini memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri sebagai terlapor.

Pada 24 Oktober, Ahok sudah berinisiatif mendatangi Bareskrim Polri bagi memberi klarifikasi.

 

Namun, penyelidik merasa perlu kembali meminta informasi Ahok sebagai tambahan. Sejauh ini, ada belasan laporan yg diterima Polri terkait Ahok.

Mengenai pengutipan ayat suci ini, Ahok sudah meminta maaf kepada umat Islam.

Ia mengaku tak pernah berniat menghina ayat suci dalam Al Quran.

Menurut Ahok, video berisi ucapannya yg menyebut Surat Al Maidah ayat 51 ketika kunjungan kerja di Kepulauan Seribu sudah disalahgunakan oleh sejumlah orang.

Ahok mengatakan, videonya ketika berbicara di Kepulauan Seribu itu dipotong-potong dan tak ditampilkan secara utuh.

Kompas TV Buni Yani Akui Hilangnya Kata “Pakai” Dalam Transkrip Video

Sumber: http://nasional.kompas.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang Demi Transparansi, Tim Sukses Tak Masalah Gelar Perkara Kasus Ahok Terbuka Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

komik hentai naruto,contoh bahan gelar perkara,bokep di perkosa masal,contoh notulen gelar perkara,kasus kriminal di wonosobo,komik hentai naruto terbaru,pembunuhan di menceng November,pembunuhan vina dan eki,tinjauan yuridis tentang gelar perkara ahok,
Loading...
loading...