China Berlakukan Ketentuan Keamanan Dunia Maya

Posted on
loading...

Beijing, China (Akulagi.com) – China memberlakukan sebuah ketentuan keamanan dunia maya yg kontroversial pada Senin, bagi menangkal apa yg Beijing sebut meningkatnya ancaman seperti peretasan dan terorisme, meski ketentuan itu memicu kekhawatiran dari sejumlah bisnis asing dan kelompok hak asasi.

Keputusan itu, yg diresmikan parlemen China dan dijadwalkan mulai akan diberlakukan pada Juni 2017 mendatang, yaitu sebuah “kebutuhan obyektif” China sebagai sebuah kekuatan internet yg besar, seorang pejabat parlemen mengatakan.

Sejumlah kritikus asing yg membahas ketentuan itu berpendapat bahwa hal itu mengancam mulai menutup sejumlah perusahaan teknologi asing dari sejumlah sektor yg dipandang “kritikal,” dan mencantumkan kewajiban yg kontroversial buat peninjauan keamanan dan mewajibkan data-datanya disimpan di pusat data yg ada di China.

Sejumlah advokat hak asasi juga menyampaikan bahwa ketentuan itu mulai meningkatkan batasan terhadap internet di China, yg sudah memiliki mekanisme sensor online yg paling mutakhir di dunia, yg dikenal dengan sebutan Tembok Api Besar di luar negara itu.

Yang Heqing, seorang pejabat dari komite Kongres Rakyat Nasional, menyampaikan bahwa internet sudah berhubungan mendalam terhadap keamanan nasional dan perkembangan China.

“China yaitu sebuah kekuatan internet, dan sebagai salah sesuatu negara yg menghadapi resiko keamanan internet terbesar, perlu buat langsung mengembangkan dan menyempurnakan sistem hukum keamanan jaringan,” Yang menyampaikan kepada para wartawan ketika penutupan meeting legislatif dwimingguan, seperti dilansir Reuters.

Lebih dari 40 kelompok bisnis global melayangkan petisi kepada Perdana Menteri China Li Keqiang pada Agustus, yg mendesak Beijing bagi mengamandemen sejumlah bagian kontroversial dalam ketentuan itu.

Sedangkan para pejabat China sudah menyampaikan bahwa hal itu tak mulai mengganggu kepentingan bisnis asing.

Sejumlah kewajiban kontroversial yg masih ada dalam rancangan akhir ketentuan yg dikeluarkan oleh parlemen, termasuk kewajiban agar “operator infrastruktur keterangan yg kritis” menyimpan keterangan pribadi dan data bisnis utama lainnya di China, memberikan “bantuan teknis” yg tak dijabarkan kepada lembaga keamanan, dan lolos peninjauan keamanan nasional.

Tuntutan-tuntutan itu sudah memicu kekhawatiran dari dalam perusahaan yg mengkhawatirkan mereka harus menyerahkan kepemilikan intelektual atau membuka pintu belakang dalam produk-produk mereka demi bisa beroperasi di pasar China.

Tidak jelas, ambisius

James Zimmerman, kepala Dewan Perdagangan di China, menyebut kewajiban itu “tidak jelas, ambigu, dan mampu diartikan sebagai apa saja oleh pihak berwenang”.

Lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia (HRW) menyampaikan bahwa unsur-unsur ketentuan itu, termasuk mempidanakan penggunaan internet yg “merusak persatuan nasional,” mulai lebih membatasi kebebasan dunia maya.

“Meskipun adanya kekhawatiran internasional yg meluas dari sejumlah perusahaan dan advokat hak asasi selama lebih dari sesuatu tahun, pihak berwenang China mendorong ketentuan pembatasan ini tanpa melakukan perubahan yg berarti,” ujar Sophie Richardsonkepala HRW cabang China dalam sebuah pernyataan melalui surat elektronik.

Zhao Zeliang, kepala Administrasi Dunia Maya dari biro koordinasi keamanan dunia maya China, menyampaikan kepada para wartawan bahwa tiap pasal di ketentuan itu sejalan dengan ketentuan perdagangan internasional dan China tak mulai menutup pintu untuk para perusahaan asing.

“Mereka menduga bahwa (pernyataan seperti) keamanan dan pengendalian independen, keamanan dan kepercayaan, bahwa hal-hal itu yaitu tanda-tanda proteksionisme. Bahwa mereka sama. Ini yaitu sebuah kesalahpahaman, sebuah prasangka,” Zhao mengatakan.

Banyak dari ketentuan itu sebelumnya sudah diberlakukan dalam praktiknya, namun pencatatan resminya bersamaan dengan pemberlakuan serangkaian regulasi lainnya di China terkait keamanan nasional dan kelompok masyarakat sipil asing.

Pemberlakuan ketentuan itu tiba di tengah meluasnya tindakan keras Presiden Xi Jinping terhadap masyarakat sipil, termasuk para pengacara hak asasi dan media, yg disebut dikerjakan buat menyingkirkan perbedaan pendapat oleh para kritikus.

Pada tahun lalu, Beijing memberlakukan sebuah ketentuan keamanan nasional yg ditujukan buat membuat segala sistem jaringan infrastruktur dan keterangan kunci “aman dan bisa dikendalikan”.

“Pemerintahan China sudah menyadari bahwa dunia maya secara segera dan memberi dampak mendalam terhadap banyak hal atau semua aspek keamanan nasional,” ujar Rogier Creemers, seorang peneliti hukum dan pemerintahan China dari Universitas Leiden, belanda.

“Itu yaitu sebuah wilayah nasional, sebuah wilayah bagi melakukan langkah militer, buat langkah ekonomi yg penting, buat wilayah kriminal dan pengintaian,” kata dia.

(KR-MBR/M016)

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima kasih anda Telah Membaca Berita Tentang China berlakukan ketentuan keamanan dunia maya Silahkan Share Berita Ini Jika Memberi Manfaaat

Kata Kunci Banyak Di Cari

video bokeh terbaru,sutan batugana meninggal,berita rizky febian,hesti meninggal,momen selebriti dunia memalukan no sensor,youtube bokeh china,video bigo bugil indonesia,link video bokeh online,cara buat doodle nama rrc,berita batugana mati,
Loading...
loading...