Militer Suriah Umumkan “jeda Kemanusiaan” Besok

Posted on
loading...

Damaskus (Akulagi.com) – Militer Suriah pada Rabu (2/11) mengumumkan “jeda kemanusiaan” selama 10 jam yg dijadwalkan berlaku pada Jumat, demikian laporan kantor berita resmi negeri itu, SANA.

Komando Umum Angkatan Darat Suriah menyatakan institusi tersebut sudah menetapkan bagi melaksanakan “jeda kemanusiaan” pada Jumat dari pukul 09.00 sampai 19.00 waktu setempat, buat memberi warga sipil dan juga gerilyawan kesempatan buat meninggalkan daerah yg dikuasai gerilyawan di Kota Aleppo Timur.

Menurut pernyataan itu, gerilyawan bisa meninggalkan Aleppo melalui Jalan Castello di Aleppo Utara, dan tempat penyeberangan Souk Al-Khair menuju daerah yg dikuasai gerilyawan di Provinsi Idlib di bagian barat-laut Suriah.

Warga sipil juga mampu pergi melalui enam jalur yg sebelumnya sudah diidentifikasi oleh militer ke daerah yg dikuasai pemerintah di Aleppo Barat.

Gencatan baru yg singkat tersebut bukan yg pertama diumumkan oleh militer Suriah.

Pada Oktober, gencatan senjata tiga-hari, yg diumumkan secara sepihak oleh Rusia dan Pemerintah Suriah, gagal mencapai sasaran yg dimaksudnya bagi memberi warga sipil jeda sehingga mereka dapat meninggalkan daerah yg dikuasai pemerintah dan juga gagal mendorong gerilyawan agar meninggalkan Kota Aleppo.

Pemerintah Suriah ketika itu menuduh gerilyawan secara paksa menghalangi warga sipil pergi dari Aleppo Timur.

Pada Rabu, SANA menyampaikan gerilyawan di Aleppo Timur membunuh puluhan orang yg ingin meninggalkan daerah yg dikuasai gerilyawan, demikian laporan Xinhua.

SANA menuduh gerilyawan Jaish Al-Fateh, atau Tentara Penakluk, melakukan pungutan terhadap warga sipil yg ingin meninggalkan Aleppo, dan meminta uang dari mereka sebagai imbalan mengizinkan mereka pergi.

Banyak uang diminta dari warga sipil yg ingin pergi, kata SANA –yang menambahkan gerilyawan mengizinkan warga sipil yg berusia di bawah 14 dan di atas 55 tahun buat pergi dengan meminta 300 dolar AS per orang.

SANA menyatakan laporannya didasari atas pernyataan yg dibocorkan oleh Jaish Al-Fateh, yg menjelaskan proses “pengutipan uang” itu.

Kelompok tersebut, katanya, mengakui uang yg mulai mereka kumpulkan dari warga mulai digunakan buat membeli senjata dan amunisi.

Pada Jumat dahulu (28/10), sedikitnya 12 kelompok gerilyawan melancarkan serangan besar terhadap posisi pemerintah di Aleppo Barat, dan terlibat pertempuran sengit melawan militer Suriah dan petempur sekutunya.

Pertempuran itu selalu berkecamuk ketika gerilyawan berhasil menyusup ke dua daerah, tanpa dapat melakukan terobosan. Namun pada Senin (31/10), militer Suriah menanggapi dengan serangan balasan, dan melucuti gerilyawan di dua daerah yg sudah mereka rebut di Aleppo Barat.

Tujuan gerilyawan di balik serangan besar tersebut ialah menerobos pengepungan pasukan pemerintah di Aleppo Timur.

Militer Suriah sudah mengepung daerah yg dikuasai gerilyawan di Aleppo dalam dua bulan belakangan, dan mendesak gerilyawan agar menyerah atau meninggalkan Aleppo Timur ke daerah yang lain yg dikuasai gerilyawan di Provinsi Idlib, bagian barat-laut Suriah.

Banyak pengamat yakin Aleppo mulai menjadi medan pertempuran yg menentukan untuk kelompok yg berperang. Pemenangnya mulai menjadi pihak yg mendiktekan persyaratannya bagi menyelesaikan krisis itu, sebab provinsi tersebut berisi segala kelompok yg didukung oleh negara regional dan internasional, sementara warga sipil membayar harga untuk perang perwalian itu.

(C003)

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Militer suriah umumkan “jeda kemanusiaan” besok

Kata Kunci Banyak Di Cari

bokep anak sman 3 tasikmalaya,video bokep anak yg di paksa,
Loading...
loading...