Motorola Malu-malu “Comeback” Ke Indonesia

Posted on
loading...

Akulagi.com – Vendor smartphone Motorola yg di-rebrand sebagai Moto telah resmi kembali hadir ke pasar Indonesia. Di awal “kelahirannya kembali” di Tanah Air, Moto merilis smartphone Android Moto E3 Power.

Peluncuran Moto E3 Power dikerjakan di Jakarta pada Rabu (26/10/2016) lalu. Moto E3 Power dipasarkan di Indonesia oleh Lenovo selaku pemilik Motorola dan brand ponsel Moto setelah mengakuisisi perusahaan yang berasal Amerika Serikat tersebut.

Baca: Resmi, Moto E3 Power Dijual Rp 1,9 Juta di Indonesia

Namun, kembalinya Motorola ke pasar smartphone Indonesia ini masih terkesan setengah hati.

Advertisment

Mundur kembali pada Agustus 2015, petinggi Lenovo, Dillon Ye yg berkunjung ke Indonesia ketika itu membeberkan rencana ekspansi Motorola ke Indonesia. Menurut Dillon, Motorola mulai diplot masuk ke pasar smartphone kelas menengah ke atas, sementara Lenovo menyasar kelas menengah ke bawah.

Saat itu juga, Dillon menjanjikan comeback Lenovo ke pasar indonesia pada akhir tahun 2015. Ia menjanjikan mulai menghadirkan smartphone Nexus 6 sebagai perangkat Motorola pertama yg dihadirkan di Indonesia.

Baca: Desember, Lenovo Boyong Android Motorola ke Indonesia

Namun, rencana comeback tersebut ternyata harus diundur hingga Oktober 2016 ini. Entah apa yg menyebabkan Motorola batal merilis Nexus 6 di Indonesia pada akhir tahun lalu. Yang pasti, di rentang waktu itu, aturan terkait tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) ponsel 4G di Indonesia sedang mengalami banyak perubahan.

Setelah aturan TKDN ponsel 4G ditetapkan oleh pemerintah pada September 2016 lalu, Motorola pun hadir sebulan kemudian, bukan dengan flagship Nexus 6, melainkan smartphone kelas menengah Moto E3 Power.

Moto E3 Power sejatinya adalah ponsel Motorola Moto E3 yg beredar di pasaran global sejak September 2016. Di Indonesia, ponsel tersebut ditambah dengan embel-embel Power, dengan perbedaan kapasitas baterai yg lebih meningkat, dari 2.800 mAh menjadi 3.500 mAh, dan RAM dari 1 GB menjadi 2 GB.

Spesifikasinya lainnya meliputi layar 5 inci dengan resolusi HD (1.280 x 720), kamera penting 8 megapiksel, kamera sekunder 5 megapiksel, prosesor quad-core 64 bit, RAM 2 GB, serta sistem operasi Android 6.0 Marshmallow.

Masih malu-malu?

Kembalinya Motorola ke Indonesia memang sudah dinanti-nanti. Fans Motorola era RAZR di Indonesia menunggu kejutan apa yg mulai dibuat Motorola di era Android.

Namun penantian itu dapat dibilang berbuah kecewa. Sebab Motorola justru merilis ponsel kelas menengah, bukan ponsel premium sebagaimana yg dijanjikan oleh Dillon Ye.

Soal mengapa Moto E3 Power yg menjadi ponsel perdana yg dipasarkan di Indonesia ini, Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia, Adrie R. Suhadi, memberikan alasannya.

“Merger Lenovo dan Moto masih dalam proses. Masih ada portofolio ‘warisan’ yg mesti kami bawa, Moto E3 misalnya. Makanya Moto E3 ini agak overlap dengan Lenovo,” ujar Adrie di sela peluncuran Moto E3 Power.

Baca: Menengok Kembali Ponsel-ponsel Ikonik Motorola

Di pasar global, Motorola sudah merilis flagship Moto Z, ponsel modular yg bagian belakangnya mampu dipasangi dengan berbagai aksesori, seperti kamera, speaker, proyektor, dan sebagainya.

Awalnya, banyak yg memprediksi bahwa Moto Z inilah yg bakal dirilis di Indonesia sebagai comeback Motorola, mengingat ponsel tersebut adalah ponsel premium yg mampu membedakannya dari lini Lenovo.

Motorola masih terkesan malu-malu dengan menghadirkan E3 Power, bukan Moto Z, seperti yg diprediksi oleh banyak orang itu.

Tampaknya Motorola masih menghadapi kendala dengan Moto Z. Bisa jadi karena TKDN atau produksi Moto Z yg membutuhkan alat-alat yg lebih canggih bila diproduksi di Indonesia.

Sebagai tambahan, Moto E3 Power memenuhi persyaratan TKDN ponsel 4G 20 persen dengan jalur investasi hardware, dimana Lenovo memproduksi Moto E3 Power di Indonesia lewat pabrik TDK di serang, Banten.

Soal kehadiran ponsel Moto Z ini, 4P Manager MBG Lenovo Indonesia Anvid Erdian sedikit memberikan kisi-kisi.

“Moto Z sih Insya Allah mulai hadir di Indonesia. Tunggu saja tanggal mainnya, kalian sih ingin secepatnya,” kata Anvid.

Baca: Kapan Android Moto Z Masuk Indonesia?

Tes pasar?

Bisa jadi, langkah Motorola merilis smartphone kelas menengah ini masih berupa tes pasar. Mereka ingin menilai daya serap konsumen terhadap ponsel-ponsel keluaran Moto.

Mengingat Moto mulai bersaing dengan nama-nama besar seperti Samsung dan Oppo yg juga bermain di kelas menengah ke atas di Indonesia.

Moto E3 Power pun juga masih dijual secara online. Artinya, calon pembeli cuma mampu menemukannya di situs jual-beli online yg ditunjuk Lenovo, mereka tak mulai menjumpainya di gerai-gerai peritel offline seperti Erafone, Okeshop, atau Global Teleshop.

Baca: Moto E3 Power Hanya Dijual Online di Indonesia

Soal tes pasar ini juga diakui oleh Adrie. Penjualan perdana secara online, menurut Adrie, sekaligus yaitu upaya menguji reaksi pasar terhadap brand Motorola (Moto) setelah dua tahun absen dari pasaran Indonesia.

Dia mengaku belum tahu kapan ponsel seri Moto mulai dijual lewat gerai-gerai offline di Indonesia.  

Yang pasti, jelasnya, apabila portofolio produk Moto telah lengkap nanti, Lenovo meyakini seri ponsel besutan Motorola itu bakal menolong mendongkrak perolehan bisnis ponsel Lenovo di segmen menengah atas yg selama ini kurang tercakup oleh ponsel Lenovo.

Adrie menyampaikan pasaran ponsel high-end di Indonesia masih menyisakan ruang buat pemain baru.

“Apalagi, sekarang ada dua model kelas atas yg tak mampu masuk, entah karena tersandung masalah atau TKDN. Ini adalah kesempatan Moto buat masuk,” ujarnya.

Dia masih belum memastikan ponsel Moto seri apa yg mulai dijadikan andalan di segmen atas. Namun, di luar Moto E, Motorola memang memiliki dua model smartphone Moto yg mengisi segmen pasar berbeda, yakni Moto G di kelas menengah dan Moto Z di kelas premium.

Baca: Android Lenovo dan Moto di Indonesia Bakal Beda Kelas

Sumber: http://tekno.kompas.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Motorola Malu-malu “Comeback” ke Indonesia

Kata Kunci Banyak Di Cari

nonton on the wings of love sub indo,download bokeh video full,bokep gay smp,foto memalukan artis indonesia,nonton bokep indonesia,bokep pascol,film indonesia kurang garam,filem kurang garam,on the wings of love dengan subtitle indonesia film,kelakuan cabe cabean generasi indonesia kompas,
Loading...
loading...