Generasi Muda Rentan Terhadap Ketidaksesuaian Struktur Sosial

Posted on
loading...

Jakarta (Akulagi.com) – Generasi muda di tanah air ketika ini rentan terhadap dampak negatif dari ketidaksesuaian struktur sosial yg berkembang di masyarakat, kata psikolog A. Kasandra Putranto.

Kondisi tersebut, menurut dia di Jakarta, Sabtu, membuat mereka tak bisa mengembangkan nilai-nilai kognitif yg sebangun dengan masa sebagai generasi yg cemerlang.

Hal itu, juga bisa menghambat mereka bagi menjadi terdidik, sehat mental, mandiri dan produktif, mereka mampu jatuh dalam konsekuensi seperti pengangguran, kemiskinan, persoalan kesehatan mental, kekerasan, vandalisme, kejahatan, terorisme dan lain-lain.

“Padahal generasi muda yaitu calon pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Attitude Achievment Generation for Indonesian Titanium Generation 4.0 Resilient Social Skill for Higher Achievment and Professional Mental Attitude for Leadership itu.

Menurut dia, masyarakat secara sosial dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan, dimana setiap proses perkembangan individu mulai belajar dari keluarga, sekolah, masyarakat, media dan lainnya dalam pembentukan karakter mereka.

“Sayangnya struktur sosial di Indonesia justru memberikan kesempatan belajar dengan cara yg berbeda, yg pada akhirnya membuat generasi muda Indonesia menjadi lebih rentan,” katanya.

Terkait dengan hal itu, ujarnya, melalui Attitude Achievment Generation (A2G) Save Indonesia pihaknya merintis gerakan dan program pengembangan karakter untuk generasi muda Indonesia dengan membangun Generasi Titanium Indonesia 4.0 melalui berbagai elemen masyarakat seperti instansi pemerintah, organisasi, perusahan dan berbagai komunitas.

Gerakan sosial dan program pengembangan karakter A2G Save Indonesia bertujuan buat menginspirasi generasi muda Indonesia guna mengembangkan karakter yg bernilai dan kepemimpinan melalui perubahan sikap dan perilaku yg memungkinkan mereka bagi mencari struktur sosial yg tepat demi secara aktif membentuk sikap yg positif.

Selain itu, mendorong generasi muda bagi mengejar prestasi yg optimal dan menginspirasi seluruh pihak yg berperan optimal dalam pengembagngan manusia Indonesia akan dari keluarga, sekolah, masyarakat, media maupun perusahaan yg memberikan dampak pada lingkungan dan pemerintah.

Sebelumnya dalam rangkaian memperingati Sumpah Pemuda, pada 28 Oktober 2016 digelar diskusi bertema “Generasi Titanium Indonesia 4.0” dengan menghadirkan sejumlah pakar seperti Hermawan Kertajaya selaku pakar marketing, Sarlito Wirawan seorang psikolog, Seto Mulyadi (psikolog), Tung Desem Waringin (motivator) dan Christianto Wibisono (ekonom).

Salah sesuatu pembicara, Christianto Wibisono menyatakan, ketika ini Indonesia berada di urutan ke empat dunia secara kuantitas, oleh karena itu menjadi tugas Generasi Titanium 4.0 mengubah Indonesia menjadi urutan ke empat di dunia dari kuantitas menjadi kualitas.

Pada kesempatan itu juga dikerjakan peluncuran buku “Aplikasi Cognitive Behaviour dan Behaviour Activation dalam Intervensi Klinis” karya Kasandra Putranto.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Generasi muda rentan terhadap ketidaksesuaian struktur sosial

loading...
Loading...