Sebanyak 1,5 Miliar Orang Mendapat Akses Internet Pada 2020

Posted on
loading...

Tunis (Akulagi.com) – Sedikitnya 1,5 miliar orang diperkirakan mulai mendapatkan akses terhadap Internet pada 2020, kata Sekretaris Jenderal ITU (International Telecommunication Union) Zhao Houlin.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Xinhua di Tunisia, Zhao menyampaikan bahwa sebagai badan khusus PBB, tujuan ITU adalah buat memastikan segala orang mendapat manfaat dari kemajuan teknologi internet.

Menurut ITU, sekitar empat miliar orang di semua dunia masih belum terhubung ke Internet. “Dunia ini mulai benar-benar berbeda seandainya mereka seluruh mendapatkan akses ke Internet,” kata Zhao.

Dia mencatat bahwa ITU mendorong negara-negara maju bagi mentransfer teknologi mereka ke dunia berkembang bagi kepentingan penduduk yg tinggal di daerah terpencil dan terbelakang.

Zhao pagi ini memimpin upacara pembukaan Sidang Standardisasi Telekomunikasi Dunia. Pertemuan sudah menarik lebih dari 1.000 peserta dari sekitar 100 negara tahun ini.

Pada 2020, Zhao memperkirakan bahwa teknologi mobile 5G mulai digunakan secara luas, sejalan dengan semakin populernya penggunaan dua perangkat yg mampu dipakai.

ITU didirikan pada 1865, dan salah sesuatu tujuannya buat mendirikan sebuah standar universal untuk komunikasi global, kata Zhao, menambahkan bahwa standardisasi memainkan peran penting dalam perekonomian dan masyarakat pada umumnya.

“Lebih dari 95 persen dari data pada Internet ditransfer berkat standar-standar yg ditetapkan oleh ITU, termasuk standar pengkodean video.”

Standardisasi industri sudah didominasi oleh dua perusahaan-perusahaan besar dari negara-negara maju, sementara ketika ini dua perusahaan dari negara-negara berkembang juga sudah memasuki lapangan, kata Zhao, menambahkan bahwa dua perusahaan kecil dan menengah sudah menyediakan solusi komunikasi yg bisa diterapkan di semua dunia.

Ia mencontohkan dua perusahaan ICT muda dari Tiongkok, seperti Huawei dan ZTE yg sudah tidak mengurangi jangkauan mereka secara global, adalah contoh brilian bagi usaha kecil dan menengah di negara-negara berkembang.

Zhao memuji Tiongkok karena pengabdiannya bagi inovasi dalam industri telekomunikasi, yg digambarkan oleh peningkatan jumlah hak paten yg terdaftar, demikian dilansir dari Xinhua.

(A026)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Sebanyak 1,5 miliar orang mendapat akses internet pada 2020

Kata Kunci Banyak Di Cari

Catatan riwayat hidup orang yang baru aa meninggal,pacar zhao li ying,
Loading...
loading...