Pengalaman Melahirkan Membuat Dr Gita Lebih Berempati Saat Bantu Persalinan

Posted on
loading...

Jakarta, Bagi perempuan yg pernah melahirkan pasti tahu benar bagaimana sakitnya ketika melahirkan. Nah pengalaman melahirkan membuat dokter ini lebih berempati ketika menolong persalinan. Yuk simak kisah dr Gita Nurul Hidayah, SpOG.

“Nyeri persalinan dapat dirasakan berbeda antara yg sesuatu dan yg yang lain karena setiap orang milik ambang batas nyeri yg berbeda. Setelah pernah melahirkan jadi lebih tahu rasanya, jadi lebih berempati. Bahwa iya, kesakitan ketika melahirkan tetapi bagaimana kalian dapat membuat mereka nyaman,” tutur dr Gita yg berparktik di RS SamMarie Basra, Pondok Bambu, Jakarta, dalam perbincangan dengan detikHealth.

dr Gita lantas mengingat kembali pengalamannya melahirkan 1,5 tahun yg lalu. Kata dia, pada ketika persalinan itu, meski dia seorang obgyn namun seperti bukan obgyn. Apalagi saat ada keinginan mengejan meskipun belum diperbolehkan mengejan.

“Jadi tahu sih oh begini rasanya, dan itu segala menjadi hikmah,” imbuhnya.

Kepada para ibu hamil yg menjadi pasiennya, dr Gita kadang menyarankan melakukan senam ataupun yoga buat menolong otot lebih rileks. Sementara terkait keluhan kehamilan para pasien, kebanyakan menurutnya masih keluhan yg mampu ditanggulangi.

“Kalau awal-awal hamil eneg, muntah, dahulu keluhan punggung pegal, itu masih mampu ditangani. Tapi aku juga kasih tahu kalau sampai ada pendarahan itu nggak nggak normal sehingga harus cek,” kata alumnus Fakultas Kedokteran UI ini.

dr Gita sendiri mengaku sangat beruntung mampu menjadi seorang dokter kandungan dan kebidanan. Karena dalam praktiknya banyak menangani ibu-ibu hamil dan yg hendak melahirkan, sehingga dalam sesuatu waktu ada beberapa orang yg dia tangani.

Baca juga: Bisa Merawat Orang Sakit Maupun Sehat, dr Dian Bahagia Jadi Dokter Gizi

“Ini yg membuat obgyn itu unik untuk saya,” ucap ibu dengan sesuatu puteri ini.

Dia pun turut gembira ketika dapat menolong kelahiran bayi dari rahim ke dunia ini dengan sehat dan lancar. Namun pernah juga dia menemui kematian bayi ataupun kematian ibu pada ketika persalinan. Menurutnya, di dunia kedokteran, perkara kematian pasien dapat saja dijumpai. Namun sebelum itu terjadi, tenaga kesehatan dan keluarga pasien dapat bekerjasama bagi mencegahnya.

“(Kasus kematian pasien) dapat karena keterlambatan penanganan, karena terlambat dirujuk, terlambat mencapai tempat rujukan. Bermacam-macam,” tambah perempuan kelahiran 21 November 1987 ini.

Sebagai seorang ibu bekerja, dr Gita mengandalkan bantuan suami dan keluarga lainnya seandainya harus bekerja. Kadang-kadang dia mengajak serta putrinya seandainya harus visit pasien di akhir pekan.

“Jadi tidak jarang berangkat bertiga. Tapi aku visit, anak aku ya sama ayahnya,” lanjut dr Gita yg di antara kesibukannya memeriksa pasien, sebagaimana layaknya ‘mama perah’ lainnya, memerah air susu ibu buat puteri semata wayangnya.

Baca juga: dr Hepi dan Suka Dukanya Mengajari Murid TK sampai SMA tentang Kesehatan(vit/up)
Sumber: http://health.detik.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Pengalaman Melahirkan Membuat dr Gita Lebih Berempati Saat Bantu Persalinan

Kata Kunci Banyak Di Cari

dompet tali kur bertutup,tas talikur model tutup,cara membuat origami NAGA youTUBE,gambar hewan melahirkan,tas tali kur bertutup,cara membuat garis putus di picsart dengan mudah,cara buat id game zenonia 5,cara membuat tas tali kur bertutup,bisakah membuat skck tanpa akta lahir,cara sims 4 melahirkan,
Loading...
loading...