Dekatkan Bonding Orang Tua Dan Anak Dengan Bermain ‘Siapa Cium’, Mau Coba?

Posted on
loading...

Jakarta, Bermain mampu jadi ajang mendekatkan bonding antara ayah dan ibu dengan buah hatinya. Nah, salah sesuatu permainan sederhana, tidak perlu alat yg merepotkan, dan mampu dicoba di rumah salah satunya permainan ‘Siapa Cium’.

Seperti apa permainannya? Diungkapkan psikolog anak dari Tiga Generasi, Anastasia Satriyo, MPsi, Psikolog, permainan ‘Siapa Cium’ dapat dikerjakan di kasur sebelum waktu tidur atau saat ayah dan ibu bermain dengan anak di aktu senggang. Bagaimana caranya?

Dikatakan wanita yg akrab disapa Anas ini, tentukan siapa yg menjadi patung. Pada anak usia 2 atau 3 tahun, mereka telah dapat diajak hompimpa dan diberi giliran. Tapi seandainya si anak masih bayi, giliran cuma pada ibu atau ayah saja.

“Terus misal yg jaga ayahnya. Nah awalnya ayahnya peragain gerak apa lalu gitu, joget-joget atau nari, selalu pas ayah bilang ‘siapa cium’, dia jadi patung, selalu ibu sama anaknya gantian deh nyium ayahnya,” kata Anak ketika berbincang dengan detikHealth.

Jika si anak masih bayi, tinggal ajak saja dia mencium ayah atau ibunya. Ketika seluruh telah mencium si patung, maka si patung baru dapat berherak lagi. Kemudian, giliran pemian yang lain yg menjadi patung.

Dikatakan Anas, permainan ini juga mampu dimainkan bersama anggota keluarga lain, tidak terbatas cuma anak dan orang tua. Bahkan adik dan kakak pun mampu memainkannya.

Baca juga: Video Bayi yg ‘Cemburu’ Saat Ayah dan Ibunya Berciuman Ini Jadi Viral

“Aktivitas main sederhana tetapi penuh emosi positif seperti ini dapat berkesan dan membekas buat anak. Permainan ini juga dapat dikerjakan sejak bayi baru lahir karena bayi dan anak-anak sangat senang dengan sentuhan. Sentuhan paling baik itu bukan dari terapis pijat bayi di spa baby, tetapi dari orangtua yg sayang anak,” tambah wanita yg praktik di Petak Pintar, Mampang, Jakarta Selatan ini.

Dengan kata lain, begitu besar efek sentuhan orang tua kepada anaknya. Namun, Anas menginngatkan bahwa anak amat peka dalam merasakan suasana hati orang tuanya. Sehingga, saat ayah atau ibu sedang stres, atau penat, lebih baik tenangkan diri dahulu baru kemudian menyentuh buah hatinya.

Permainan ‘Siapa Cium’ menurut Anas juga dapat melatih anak buat berekspresi. Saat bermain bersama anak, orang dewasa sebaiknya ekspresif dan menggunakan intonasi suara yg antusias dan bervariasi. Selain itu, saat si anak menjadi patung, otomatis dia sendiri yg menentukan hendak memakai gaya diam seperti apa.

Sehingga, dari keseluruhan aktivitas yg dikerjakan dalam permainan ini orang tua mampu mengajarkan anak tentang ekspresi dan bagaimana mengekspresikan emosinya. Demikian disampaikan pemilik akun twitter @anasbubu ini.

Baca juga: Duh! Si Kecil Main Gadget Melulu, Orang Tua Harus Bagaimana?(rdn/up)
Sumber: http://health.detik.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Dekatkan Bonding Orang Tua dan Anak dengan Bermain ‘Siapa Cium’, Mau Coba?

Kata Kunci Banyak Di Cari

orang yang cipta bigo live,rumus tebak ox cashtree,manfaat mainan squishy,Febri haryadi dan pacarnya,ramon54,flm bokep full anak SD bogor,angka untuk bermain unipad,ayahnya gaga muhammad,fitri pacarnya febri haryadi,http://akulagi com/Berita-siapa-pacar-febri-haryadi,
Loading...
loading...