Trump Akan Terima Hasil Pemilu Amerika Serikat Jika Menang

Posted on
loading...

Washington/Delaware (Akulagi.com) – Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, menyampaikan mulai menerima hasil Pemilu Amerika Serikat pada 8 November seandainya menang.

Pernyataan itu meningkatkan kekhawatiran anggota Partai Republik tentang sikap Trump, yg mulai membuat partainya lebih sulit mempertahankan kendali di Kongres Amerika Serikat.

Penolakan Trump mengikat diri dalam menerima hasil pemilihan presiden adalah tanggapan menonjol dari debat ketiga dan terakhir calon presiden Amerika Serikat antara Trump dengan pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, Rabu malam.

Pernyataan itu merangkum segala tuduhan Trump selama ini mengenai pemilihan presiden AS, yg curang terhadap dia, dan menjadi titik nyala terbaru dalam pertandingan sengit politik, tiga minggu sebelum pemilih pergi ke tempat pemungutan suara.

Clinton menyebut tanggapan Trump itu “mengerikan”.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yg berasal dari Partai Demokrat, mengecam Trump, Kamis, di Miami Gardens, Florida, dalam kampanye bagi mendukung Hillary dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Patrick Murphy, yg coba bagi menggeser senator dari Partai Republik, Marco Rubio, seorang pendukung Trump.

“Itu berbahaya. Karena saat anda coba bagi menabur benih keraguan dalam pikiran orang tentang keabsahan pemilu, itu merongrong demokrasi kita. Kemudian anda juga melakukan pekerjaan musuh kita,” kata Obama.

Trump memodifikasi pernyataannya pada kampanye di Ohio, Kamis, tapi tetap tak mundur.

“Saya ingin berjanji dan bersumpah kepada segala pemilih dan pendukung aku dan seluruh orang Amerika Serikat, bahwa aku benar-benar mulai menerima hasil pemilihan presiden yg besar dan bersejarah ini… seandainya aku menang,” kata dia.

Dia menambahkan, mulai menerima “hasil Pemilu yg jelas”, tapi tetap memegang haknya bagi mengajukan gugatan hukum dalam perkara hasil Pemilu yg diragukan.

Dengan Trump yg tertinggal dalam jajak pendapat, fokus menjelang pemungutan suara pada 8 November bergeser kepada pertanyaan apakah Partai Republik bisa menjaga mayoritas tipis mereka di Senat Amerika Serikat, atau bahkan menjaga posisi mereka yg lebih besar di DPR.

Senator dari Partai Republik, John McCain (Arizona), yg kalah dari Obama dalam Pemilu 2008, menyampaikan menerima hasil pemilu itu yaitu “gaya orang Amerika”.

“Saya tak menyukai hasil pemilihan pada 2008. Tetapi aku memiliki kewajiban bagi mengakui dan aku melakukannya tanpa keengganan,” kata McCain.

“Sebuah konsesi itu bukan cuma latihan dalam keanggunan. Itu adalah tindakan menghormati kehendak rakyat Amerika, rasa hormat itu adalah tanggung jawab pertama setiap pemimpin Amerika,” lanjut dia.

McCain menarik dukungannya bagi Trump.

Ketika ditanya, Rabu malam, tentang komitmennya buat transisi kekuasaan secara damai, Trump menjawab, “Yang aku katakan adalah bahwa aku mulai memberitahu Anda pada saatnya. Saya mulai membuat Anda menunggu. Ya?”

Peralihan
Pernyataan Trump, yg paling provokatif dalam perdebatan yg berulang kali menuju ke dendam, menjadi berita penting di semua negeri Paman Sam dan menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya bagi transisi kekuasaan secara damai, yg adalah landasan demokrasi Amerika.

Sebelumnya, Clinton menuduh Trump menjadi boneka Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump menyebut Hillary “wanita rendah” dan seorang penjahat, yg harus dikurung. Kedua calon presiden Amerika Serikat itu tak melakukan kebiasaan saling berjabat tangan ketika perdebatan berakhir.

Pada Kamis malam kedua kandidat tampil bersama di sebuah makan malam amal resmi di New York dan berjabat tangan di sana setelah memberikan pidato yg dimaksudkan bagi menyindir sesuatu sama lain.

“Tepat sebelum menuju podium, Hillary sengaja menabrak saya, dan dia berkata dengan sangat sopan, ‘maafkan saya’,” kata Trump bercanda, “Dan aku dengan sangat sopan menjawab, biarkan aku berbicara dengan Anda tentang hal itu setelah aku masuk ke kantor (Gedung Putih).”

Trump menyampaikan Hillary harus dipenjara karena kecerobohannya dalam menagani surat elektronik semasa menjabat sebagai menteri luar negeri AS.

Hillary berbicara setelah Trump pada acara makan malam itu. “Saya tak berpikir dia (Trump) mulai menerima peralihan kekuasaan dengan cara damai,” kata dia.

Namun, pertunjukan lelucon dan saling sindir itu bukan hal umum dilakukan.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Trump akan terima hasil Pemilu Amerika Serikat jika menang

Kata Kunci Banyak Di Cari

video bokeh amerika,bokep anak 13th,bokep anak usia dini,pola ox cashtree,memet crhom,penyebab berita di cashtree tidak berubah,download vidio cara membuat spageti,link bokep amerika com,istri selingkuhwww kerekam cctv,resep main course amerika,
Loading...
loading...