Memar-memar Dikira ‘Cubitan Setan’, Ternyata Marisza Kena Penyakit Autoimun ITP

Posted on
loading...

Jakarta, Saat masih balita, kerap ditemukan memar di sekujur tubuh Marisza. Memar tersebut awalnya dikira ‘cubitan setan’ karena tiba-tiba saja muncul. Tak disangka, ternyata itu yaitu gejala penyakit autoimun Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP).

Kala itu Marisza masih berusia emoat tahun. Selain muncul memar yg misterius, dia juga tidak jarang mimisan.

“Dua pekan konsumsi vitamin C tetapi malah makin parah. Akhirnya tes ngambil cairan sum-sum tulang belakang, hasilnya autoimun,” tutur Marisza kepada detikHealth pada acara First Gathering Autoimun Indonesia di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (16/10/2016).

Pada ketika menstruasi pertama kali di usia 11 tahun, dia begitu kaget karena mengalami ketidaknormalan. Menstruasinya berlangsung selama 32 hari. Selain itu dalam sehari, Marisza mampu menghabiskan 40-60 pembalut dan diaper buat orang dewasa. Agar dirinya tak kehabisan darah, dokter pun mengatur masa menstruasinya menjadi 6 bulan sekali.

Pada pasien ITP, seluruh sel darah normal kecuali trombosit. Orang yg kekurangan trombosit mulai gampang berdarah atau memar, sebab darah tidak bisa menggumpal. Penyebab penyakit ini belum diketahui.

Gejala yang lain penyakit ini adalah bintik-bintik merah pada tangan, luka lama mengering, ada darah pada tinja dan air seni, serta darah yg terlalu banyak ketika menstruasi. Selain mimisan, gusi berdarah juga kerap dialami pasien.

Untuk mengendalikan penyakitnya, perempuan bernama lengkap Yuta Marisza Cardoba ini mengaku mengalami jatuh bangun. Ia sempat berada di keadaan yg stabil namun kembali lagi ke keadaan yg lemah.

“Selama 25 tahun melakukan pengobatan agar stabil tetapi malah makin parah. Akhirnya aku jenuh, aku depresi hingga koma, itu masa saat marah sekali ‘kenapa aku diberikan cobaan yg terlalu berat’,” sambung Marisza.

Baca juga: Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP)

Tak hanya itu, sebelum menikah, seorang hematolog pernah berkata pada calon suaminya bahwa dengan ITP yg diidap Marisza, kemungkinan tak mulai mampu milik anak. Namun Marisza memilih mendekatkan diri pada Tuhan ketimbang memikirkan hal negatif. Dan keajaiban itu muncul dengan lahirnya Shayna Alethea El Farveisa.

Tiga bulan setelah melahirkan, tubuh Marisza menjadi sangat kurus dan HB-nya bahkan turun hingga nol. Rambutnya rontok dan tulang-tulangnya terasa ngilu, belum lagi darah yg selalu mengucur dari mulut dan hidung. Berbagai terapi pun dijalani Marisza bagi mengatasi kondisinya itu.

Namun bayi kecil itu menjadi semangat tersendiri untuk Marisza. Hadirnya si kecil Shayna membuat Marisza merasa berharga dan dibutuhkan.

“Saya berjanji bagi terus ada kapan pun di mana pun sampai kapan pun (untuk anaknya). Jadi seandainya aku menyerah ketika itu pasti aku tak mulai memenuhi janji saya,” imbuh Marisza.

Ya, hidup dengan ITP memang tak mudah. Banyak hal yg membuat Marisza merasa hidupnya jadi penuh keterbatasan. Namun dia berpikiran positif bahwa keterbatasan yaitu salah sesuatu alat yg dapat mempermudah dirinya bagi mengidentifikasi siapa dirinya sesungguhnya.

Pengalamannya bersahabat dengan ITP membuatnya termotivasi mendirikan yayasan Marisza Cardoba Foundation (MCF). Pada 2015 MCF bersama dukungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meresmikan program nasional senyum indonesiaku yg misinya adalah melaksanakan lima dasar hidup sehat (LDHS).

Baca juga: Ibu Penderita ITP, Bisakah Menurun ke Anaknya?

“Saya tak mau teman-teman dengan ITP ataupun teman-teman yg diberikan ‘sahabat’ spesial menjadi ‘tersesat’ dan ‘sedih’. Terapi terbaik buat ITP adalah SEMANGAT, dan tak cuma (terapi medis) ITP tentu saja,” ucap Marisza di blog pribadinya.

Dengan yayasan ini, Marisza juga ingin memberikan pesan pada putrinya. “Saya ingin meninggalkan suatu pesan buat anak aku merupakan ibunya yg mengalami berbagai persoalan dapat bangkit dan menggandeng banyak orang buat bangkit bersama,” kata Marisza.

Tetap semangat ya, Marisza!(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Terima Kasih Anda Telah Membaca Berita Di Website Akulagi.com, Berita Yang Anda Baca Tentang Memar-memar Dikira ‘Cubitan Setan’, Ternyata Marisza Kena Penyakit Autoimun ITP

Kata Kunci Banyak Di Cari

supersemarvid,penghasilan grabbike menurun,foto memek anak umur 13 tahun,tembak teman dikira babi,bolehkah jika wajah berminyak menggunakan cream whitening ashanty,artikel cara menghilangkan bekas ciuman di bibir,cara menghilangkan lebam bekas cubitan,cara menghilangkan memar bekas suntik varises,cara meratakan bibir bekas ciuman,cara nak buat gubahan anak patung gula-gula,
Loading...
loading...