Kisah Sepotong Roti, Tongkat, dan Uang Rp 300 Ribu

Posted on
loading...

akulagi.com – LANGIT mulai terlihat mendung. Situasi Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta terlihat ramai oleh calon penumpang ataupun penumpang yang barusan mendarat.

Saya pilih untuk santap siang sembari menanti saat keberangkatan yang sesuai sama tercantum di ticket sekitaran jam 15. 00 wib. Tempat makan siang diambil di kedai makan yang ada persis di dekat pintu keberangkatan bandara yang dulunya bernama Maguwo itu.

Sabtu, 8 Oktober 2016 siang itu saya merencanakan terbang dari Yogyakarta menuju Jakarta selesai melakukan pekerjaan kantor.

Selesai santap siang serta teliti in di counter maskapai Garuda Indonesia, saya duduk di ruangan tunggulah bandara. Kursi yang ada belum semua terisi. Calon penumpang terlihat asik dengan kesibukannya semasing. Dari mulai yang bercakap, membaca sampai mereka yang asik melihat tayangan televise yang terpasang di ruangan tunggulah.

Tidak berapakah lama lalu hujan mulai mengguyur lokasi bandara. Langit tampak gelap serta nada halilintar sama-sama bersahutan. “Wah akan ada delay nih, ” gumam saya dalam hati.

Perasaan berkecamuk mengingat saya ada janji untuk jadi pembicara dalam diskusi masalah road safety di Cipete, Jakarta Selatan. Apabila tak ada delay, harusnya aman-aman saja mengingat acara berjalan mulai jam 19. 00 wib serta saya telah tiba sekitaran jam 16. 00 wib. Maklum, penerbangan Yogyakarta ke Jakarta tidak kian lebih 60 menit.

“Dengan argumen cuaca, pesawat Garuda GA 210 dari Jakarta diarahkan ke Surabaya, ” mendadak terdengar nada wanita petugas bandara melalui pengeras nada yang membuyarkan lamunan saya.

Menurut petugas mengenakan seragam Garuda, pesawat itu yaitu yang bakal menerbangkan kami dari Yogyakarta menuju bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Berarti, bisa di pastikan kehadiran saya ke Jakarta bakal terlambat. Terlebih lalu diumumkan penutupan sesaat bandara karena cuaca jelek. Jadilah belasan penerbangan bermacam jurusan juga terlambat.

Sesudah pernah ditutup sesaat mulai sejak jam 15. 00 Wib, Bandara Yogyakarta kembali di buka untuk penerbangan ke beragam kota, pada sekitaran jam 16. 15. “Para penumpang pesawat Batik Air maksud Jakarta diharap naik ke pesawat, ” tutur petugas bandara Yogyakarta, Sabtu sore.

Pesawat Batik Air itu pada akhirnya terbang sekitaran jam 16. 26 Wib. Begitu halnya pesawat Wing Air maksud Bandung. Disamping itu, pesawat Citilink maksud Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta juga lalu terbang sesudah pernah terlambat. Saat itu cuaca masihlah gerimis di lokasi bandara Yogyakarta.

Dua jam menanti pesawat kami tiba, pihak Garuda pada akhirnya membagikan kudapan serta satu gelas air minum dalam paket. Satu roti memiliki ukuran mini pada akhirnya temani saat menanti pesawat yang sampai empat jam belum juga kunjung datang.

Dibagian lain saya cobalah menerangkan posisi saya pada panitia diskusi di Jakarta. Berat hati rasa-rasanya menuturkan keadaan yang ada. Diskusi itu harusnya mendatangkan dua pembicara. Satu diantaranya saya. “Kunci content acara ada ama eyang soalnya, ” sergah gan Jayadi, penyelenggara diskusi, dalam pesan tercatat WA, sabtu petang.

Sampai jam jadwal diskusi di Jakarta diawali, saya masihlah terdampar di bandara Yogyakarta berbarengan beberapa ratus calon penumpang yang lain. Penumpang ada yang menuju ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, sampai Lombok. Mereka yg tidak kebagian kursi beberapa berdiri serta beberapa yang lain duduk di lantai ruangan tunggulah bandara. Beberapa yang lain duduk di gerai makanan serta minuman yang ada di ruang ruangan tunggulah bandara Yogyakarta.

Masuk jam 20. 00 wib penimbunan calon penumpang perlahan-lahan mulai mencair. Tetapi, ada-ada saja barang mereka yang ketinggalan di ruangan tunggulah. Ada yang ketinggal kue bakpia, arloji, tablet gadget, bahkan juga ada yang ketinggal tongkat. Duh.

Kemelut menyebar di badan kami beberapa penumpang Garuda GA 211 saat sekitaran jam 21. 00 WIB diumumkan kalau lantaran argumen tehnis, pesawat baru bakal diberangkatkan pada jam 22. 15 WIB. Berarti, sekitaran tujuh jam delay yang dihadapi beberapa penumpang.

Sontak, belasan penumpang bersama-sama menuju meja petugas Garuda di gate 1. Dari mulai penumpang warga negara Indonesia sampai penumpang asing. Berondongan pertanyaan, persisnya ungkapan kekesalan, berhamburan ke arah petugas mengenakan seragam hijau Garuda.

Baca Juga: Saat Diminta Pura-pura Pacaran Demi Tugas, Dua Polisi Ini Malah Menikah Beneran…

“Mestinya Garuda berikan kompensasi makan serta duit Rp 300. 000 pada penumpang, ” tutur Setyoningsih, seseorang penumpang pada Agus, pria mengenakan seragam Garuda, Sabtu sekitaran jam 21. 00 wib.

Sang petugas tadi coba menerangkan kalau ada masalah cuaca serta peluang permasalahan tehnis hingga bikin terjadinya delay.

“Tadi dalam pengumuman dijelaskan juga lantaran ada permasalahan tehnis, jadi penerbangan dipending lagi jadi jam 10 nalam. Garuda mesti tanggung jawab sesuai sama ketentuan, kami tak mengada-ada, ” tutur wanita berhijab itu.

Belum lagi keterangan di keluarkan oleh pria mengenakan seragam tadi, ada penumpang pria yang memohon keterangan serta tanggung jawab.

“Kami telah kian lebih enam jam. Ada apa sesungguhnya ini janganlah ditutup-tutupi, ” sergah pria tadi.

Penumpang yang lain juga memohon keterangan sama termasuk juga memohon tanggung jawab. Selama tujuh jam beberapa penumpang di beri sepotong roti serta satu gelas air minum dalam paket.

“Inikan ada permasalahan cuaca juga. Bila memanglah ada aspek tehnis kami sediakan duit kompensasi Rp 300. 000 pada tiap-tiap customer, ” terang seseorang petugas Garuda bernama Agus.

Pada akhirnya beberapa penumpangpun di beri kompensasi Rp 300. 000 per orang atas keterlambatan sekitaran tujuh jam. Terimakasih Garuda.

Pesawat mendarat di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitaran jam 23. 15 WIB. Permukaan landasan bandara terlihat masihlah basah lantaran guyuran hujan. Ada perasaan lega, walaupun pernah gusar.

Kata Kunci Banyak Di Cari

preman palembang di bandung,tokoh preman surabaya,cara mengetahui polisi bigo,link bokep new,roti gabin dari surga,cara edit picsart terbaru,sek bebas pelajar bandung,harga cuka,jam berapa sekarang google,cara membaca jam tangan seven friday m2,
Loading...
loading...